IARMI Apresiasi Sektor Pertahanan Pemerintahan Presiden Prabowo
- 20 Okt 2025 12:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal DPN IARMI, Muhammad Arwani Deni, menilai sektor pertahanan menjadi capaian strategis pemerintahan Prabowo. Ia menyebut penguatan pertahanan nasional setahun terakhir menunjukkan arah kebijakan yang modern, terarah, dan berkelanjutan.
Arah kebijakan pertahanan, kata Arwani, kini menyentuh semangat sistem pertahanan rakyat semesta yang sangat inklusif. Postur pertahanan kini kuat secara militer dan menumbuhkan tanggung jawab bersama masyarakat.
“Pemerintah tidak hanya fokus memperbarui alutsista, tapi juga membangun sistem pertahanan menyeluruh. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Sishankamrata yang menjadikan rakyat bagian penting kekuatan bangsa," kata Arwani di Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Ia menambahkan, stabilitas politik dan ekonomi nasional tak lepas dari soliditas pertahanan negara yang sangat kuat. Sinergi TNI, Polri, dan intelijen menciptakan kondisi kondusif sehingga pembangunan nasional berjalan aman serta produktif.
Arwani mengapresiasi pembentukan Dewan Pertahanan Nasional sebagai langkah penting menata kebijakan pertahanan lintas lembaga strategis. “Kehadiran Dewan ini simbol keseriusan Presiden Prabowo membangun arsitektur pertahanan nasional,” ujarnya.
Ia juga mendorong pelibatan masyarakat sipil dalam Dewan tersebut agar konsep pertahanan semesta semakin inklusif. “Keterlibatan elemen sipil penting agar kebijakan pertahanan tidak eksklusif militeristik,” ucapnya
Dalam konteks pembangunan nasional, Arwani menilai pembentukan Batalyon dan Brigade Teritorial sangat penting dan strategis. “Langkah ini menghubungkan fungsi pertahanan dengan percepatan pembangunan daerah secara konkret,” kata Arwani.
Ia menilai modernisasi alutsista dan penguatan industri pertahanan nasional melalui kerja sama luar negeri sangat strategis. Kemandirian industri pertahanan menjadi kunci strategis memperkuat daya saing bangsa.
"Sebagai komponen pertahanan bangsa, IARMI siap bersinergi memperkuat pendidikan bela negara dan karakter kebangsaan. Semangat pertahanan semesta harus kita hidupkan agar Indonesia kuat, mandiri, dan disegani,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembentukan sejumlah satuan baru di tubuh TNI. Hal itu disampaikan dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mengumumkan berdirinya 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP). Serta, 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Saya lantik enam pangdam baru, 20 komandan brigade baru, dan 100 batalyon teritorial pembangunan baru. Saya telah lantik panglima-panglima, komandan-komandan brigade, orang-orang yang dipilih," ujar Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....