Pulo Gebang dan Kualanamu Tetap Normal Selama Libur Iduladha

  • 27 Mei 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arus perjalanan Iduladha 1447 Hijriah masih lancar dan belum seramai periode mudik Idulfitri sebelumnya.
  • Terminal Pulogebang memberangkatkan 544 bus dengan dominasi tujuan menuju wilayah Jawa Timur dan Lombok.
  • Bandara Kualanamu tetap beroperasi normal tanpa keterlambatan penerbangan berkepanjangan selama libur panjang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Arus perjalanan masyarakat selama libur Iduladha 1447 Hijriah masih terpantau lancar di sejumlah titik transportasi. Kepadatan penumpang belum setinggi periode mudik Idulfitri sebelumnya.

Komandan Regu Terminal Terpadu Pulogebang, Badman Harahap, menyebut puncak keberangkatan terjadi sehari sebelum Iduladha. Sebanyak 544 bus diberangkatkan menuju berbagai kota tujuan di Indonesia.

“Puncaknya terjadi pada 26 Mei 2026 kemarin. Sebanyak 544 bus diberangkatkan dari Terminal Pulogebang,” kata Badman dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Jakarta, 27 Mei 2026.

Tujuan penumpang paling banyak masih menuju wilayah Jawa Timur seperti Surabaya dan Malang. Selain itu, perjalanan menuju Lombok dan Bima juga mengalami peningkatan selama libur panjang.

“Tujuan paling banyak masih Jawa Timur. Ada juga penumpang menuju Lombok dan Bima,” ujarnya.

Badman memastikan pemeriksaan kendaraan tetap dilakukan secara ketat demi keselamatan penumpang selama perjalanan. Pemeriksaan mencakup rem kendaraan, ban, lampu, hingga tes kesehatan pengemudi bus.

“Remcek tetap berjalan selama libur panjang. Jika tidak layak, bus harus diganti armada lainnya,” katanya.

Sementara itu, Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Cahyono, memastikan Bandara Kuala Namu berjalan lancar. Hingga kini belum ditemukan keterlambatan penerbangan berkepanjangan selama masa libur Iduladha.

“Tidak ada delay berkepanjangan sampai saat ini. Permintaan penerbangan tambahan juga belum ada dari maskapai,” ujar Dedy.

Ia mengimbau penumpang datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan pesawat untuk menghindari keterlambatan. Penumpang juga disarankan memanfaatkan layanan check-in online agar perjalanan lebih praktis. (Agnes Claudia Ohoira).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....