Arus Balik Idulfitri Terjadi Peningkatan Kendaraan Menuju Jabodetabek
- 31 Mar 2026 02:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) menyebut terjadi peningkatan volume lalu lintas saat arus balik Idulfitri 1447 H/2026 M. Arus kendaraan menuju Jabodetabek dan Jawa Barat terpantau meningkat.
Peningkatan tersebut terlihat dari berbagai arah, termasuk Pelabuhan Merak, kawasan Puncak, dan Rancaekek, Jawa Barat. Data rinci peningkatan volume lalu lintas tercatat sebagai berikut.
- GT Halim
Volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 69.854 kendaraan melintas. Atau meningkat sebanyak 14,86% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 60.817 kendaraan. - GT Cikunir 6
Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 17.925 kendaraan melintas. Atau meningkat sebanyak 47,99% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 12.112 kendaraan. - GT Cikupa
Volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 57,621 kendaraan melintas. Atau meningkat sebanyak 18,88% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 48.469 kendaraan. - GT Ciawi 2
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 47.083 kendaraan. Jumlah ini naik sebanyak 0,23% terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 46.976 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terjadi peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta. Tercatat total sebanyak 72.583 kendaraan melintas, atau naik sebesar 6,68% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 68.039 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 69.795 kendaraan melintas. Atau naik sebesar 5,67% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 66.052 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut: - GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Terpantau sebanyak 40.983 kendaraan melaju menuju Jakarta atau Bandung dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 23,67% dari lalin normal yaitu sebanyak 33.140 kendaraan. Sedangkan Volume lalu lintas transaksi yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 38.223 kendaraan. Atau naik sebesar 16,66% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.764 kendaraan. - GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 31.600 kendaraan. Atau lebih rendah 9,45% dibanding lalu lintas normal sebanyak 34.899 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (keluar) menuju Bandung tercatat 31.572 kendaraan. Atau lebih rendah 5,16% dari lalin normal sebanyak 33.288 kendaraan.
Widiyatmiko Nursejati selaku Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad menyampaikan apresiasinya kepada pengguna jalan. Karena telah mampu menciptakan periode arus mudik yang aman dan lancar. Khususnya pada Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada masyarakat, baik yang melakukan mudik ke kampung halaman, atau yang melintas selama arus silaturahmi dan wisata. Karena telah mampu berkendara dengan aman dan lancar," kata Widiyatmiko. Dalam siaran pers yang diterima RRI.
Menurutnya, selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M, mulai tanggal 11 sampai dengan 29 Maret 2026. Tercatat jumlah kecelakaan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi mengalami penurunan sebesar 33,33% atau sebanyak 4 kasus.
"Ini berbeda dibandingkan kasus kecelakaan pada periode Lebaran sebelumnya yaitu sebanyak 6 kasus," kata Widiyatmiko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....