Puncak Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 29 Maret 2026
- 28 Mar 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diperkirakan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026.
- Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta menyiapkan sejumlah langkah antisipasi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diperkirakan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyebut arus balik Lebaran 2026 memiliki dua puncak utama.
“Untuk arus balik di Terminal Kampung Rambutan ada dua puncak. Puncak arus balik yang pertama terjadi pada 25 Maret 2026 dan yang kedua akan terjadi besok 29 Maret 2026,” kata Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menjelaskan, puncak pertama terjadi pada 25 Maret 2026 dengan jumlah penumpang tiba mencapai 7.114 orang. Sementara puncak kedua diperkirakan berlangsung pada 29 Maret 2026 dengan jumlah kedatangan sekitar 6.000 penumpang.
“Diperkirakan puncak kedua terjadi dari dini hari hingga malam. Dengan jumlah penumpang sekitar 6.000 orang,” ujar Revi menyebutkan.
Revi memastikan pelayanan selama masa angkutan mudik dan arus balik berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
“Pelayanan berjalan lancar dan tidak ada kendala. Yang artinya selama Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar,” kata Revi.
Pada periode arus mudik, kata Revi, puncak keberangkatan terjadi pada H-3 Lebaran 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 5.336 orang. Menurutnya, angka tersebut meningkat dibandingkan Lebaran 2025 yang hanya mencatat 3.224 penumpang.
Sebelumnya, Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta menyiapkan sejumlah langkah antisipasi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026. Salah satunya mengerahkan personel gabungan terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan hingga personel pramuka.
“Untuk antisipasi lonjakan penumpang, masih seperti tahun-tahun kemarin. Kita kerja sama dengan jajaran terkait, termasuk BKO dan instansi lainnya,” kata Komandan Regu (Danru) Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta, Daryanto saat diwawancarai awak media di Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026.
Lebih lanjut, ia menambahkan, berbagai fasilitas pendukung juga telah disiapkan untuk menjamin keselamatan pemudik. Daryanto mengungkapkan, setiap posko diperkuat puluhan personel gabungan.
“Termasuk posko kesehatan dan posko ramcek kendaraan dan kita juga dibantu TNI, Polri, Pramuka, dan dinas terkait. Kalau jumlah personel, masing-masing posko ada sekitar 20 sampai 30 orang,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....