Okupansi KA Arus Balik Lebaran Empat Hari Lampaui 140 Persen

  • 27 Mar 2026 00:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arus balik Lebaran 2026 mencatatkan volume penumpang tertinggi selama empat hari berturut-turut di seluruh wilayah layanan kereta api.
  • Okupansi penumpang mencapai angka 153,4 persen dengan jumlah pelanggan tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 lalu.
  • Total penjualan tiket telah menembus angka 99,6 persen dari kapasitas yang tersedia selama periode angkutan Lebaran berlangsung.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan volume pelanggan selama periode arus balik Lebaran 2026. Tingkat okupansi penumpang bahkan melampaui 140 persen selama empat hari berturut-turut pada puncak arus balik tersebut.

Volume tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah 250.650 pelanggan. Pihak manajemen menyatakan capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi musim Lebaran tahun sebelumnya.

“Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia, dalam keterangannya Kamis, 26 Maret 2026.

Data menunjukkan jumlah pelanggan harian tercatat meningkat sejak 22 Maret hingga mencapai puncaknya akhir pekan lalu. Perusahaan transportasi ini melayani 242.810 orang pada 22 Maret dan jumlah tersebut terus bertambah pada hari-hari berikutnya.

Sebanyak 247.025 pelanggan melakukan mobilisasi pada 23 Maret sedangkan total penumpang pada 25 Maret mencapai 230.784 orang. Kenaikan ini menunjukkan arus balik berlangsung kuat dan mulai merata di seluruh wilayah Pulau Jawa serta Sumatra.

Hingga Kamis, 26 Maret 2026 total penjualan tiket telah menembus angka 4.479.481 kursi di relasi kereta api nasional. Penjualan tiket khusus kereta api jarak jauh tercatat melampaui kapasitas dasar yang disediakan manajemen operasional.

Pelanggan kategori ini mencapai jumlah 3.809.761 orang atau sekitar 106,7 persen dari kapasitas awal kursi yang direncanakan. Sementara itu layanan kereta api lokal juga memberikan kontribusi signifikan terhadap total pergerakan masyarakat secara nasional.

Sektor transportasi ini menyumbang angka penjualan 669.720 tiket bagi masyarakat yang ingin berwisata singkat bersama keluarga. Kapasitas pada sektor ini masih memiliki sisa ketersediaan kursi yang bisa dimanfaatkan warga di beberapa relasi tertentu.

“Dalam satu perjalanan, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda. Skema ini membuat jumlah pelanggan yang dilayani dapat melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Anne.

Pada hari Kamis, 26 Maret 2026 tercatat sebanyak 196.401 pelanggan jarak jauh sudah dijadwalkan berangkat menggunakan kereta. Tren pergerakan arus balik terpantau tinggi dengan nilai okupansi sementara berada pada angka rata-rata 120,2 persen.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, masyarakat dapat merencanakan perjalanan arus balik secara lebih fleksibel agar perjalanan tetap nyaman dan lancar bersama kereta api,” ujar Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....