Kemenhub: WFA Strategi Pemerintah Urai Kepadatan Arus Balik
- 26 Mar 2026 19:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- WFA jadi strategi pemerintah mengurai kepadatan arus mudik
- Pemerintah memanfaatkan teknologi untuk memantau pergerakan arus mudik maupun balik
RRI.CO.ID, Jakarta- Kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 25-27 Maret 2026 merupakan strategi pemerintah mengurai kepadatan arus balik lebaran. Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan Tahun 2026, Teguh Jalu Waskitto.
Menurutnya, pemberlakuan WFA bertujuan memecah waktu arus balik. Sehingga arus balik tidak terkonsentrasi pada satu waktu.
Ia mengatakan, langkah ini penting dilakukan agar tidak ada penumpukan kendaraan saat arus balik. Pasalnya tahun ini jumlah pemudik mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tantangan arus balik kali ini karena jumlah pemudik mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu pemerintah mengeluarkan kebijakan WFA sebagai strategi memecah pemudik agar tidak terkonsentrasi pada satu waktu," katanya, saat ditemui di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia mengatakan, selain pemberlakuan WFA, Kemenhub juga memanfaatkan teknologi untuk memantau pergerakan arus mudik maupun balik. Di mana dengan teknologi tersebut seluruh pergerakan angkutan mudik bisa terpantau secara riil time baik di jalur darat, penyebarangan hingga penerbangan.
"Semua teknologi kita manfaatkan, semua titik bisa kita pantau secara riil time. Baik di bandara, terminal maupun pelabuhan semua bisa kita pantau secara riil time," katanya.
Bukan hanya itu, Kemenhub juga memiliki fasilitas helikopter yang digunakan untuk memantau pergerakan kendaraan mudik dari udara. Sehingga kondisi atau pergerakan pada saat arus mudik maupun balik terpantau secara riil time.
"Teman-teman di daerah juga memanfaatkan drone untuk memantau arus mudik. Termasuk Kemenhub juga memiliki helikopter untuk memantau secara rill termasuk simpul kemacetan bisa kita ketahui secara aktual," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....