ASN Tangerang Pilih WFH Pascaarus Balik Lebaran

  • 26 Mar 2026 12:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tangerang lebih memilih skema work from home (WFH) pascaarus balik mudik Lebaran 2026
  • Pemkab Tangerang melakukan kajian terkait penerapan skema kerja fleksibel work WFH kepada pegawai
  • Merespons terhadap kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak)

RRI.CO.ID, Tangerang — Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang cenderung memilih skema kerja Work From Home (WFH) usai arus balik Lebaran 2026. Pemerintah daerah menilai skema Work From Anywhere (WFA) kurang efektif untuk penghematan energi.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, opsi WFH terus dikaji secara mendalam. Fokusnya terkait dampak kebijakan terhadap efisiensi energi dan kinerja ASN.

Kebijakan ini diharapkan mendukung penghematan energi nasional. “Kami akan mengkaji penerapan WFH sebagai respons kenaikan harga BBM global,” ujar Maesyal dalam keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.

Selain itu, lanjut dia, arahan juga datang dari Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi energi. Pemerintah daerah diminta merumuskan langkah konkret.

“Oleh karena itu, kami segera merumuskan kebijakan WFH ini. Namun, langkah tersebut masih dalam tahap perencanaan," ujarnya.

Pemkab Tangerang mempertimbangkan skema satu hari WFH dalam lima hari kerja. Namun, WFH dinilai lebih mudah diawasi dibandingkan WFA.

“ASN wajib absen dua kali saat WFH, pagi dan sore hari. Sistem ini untuk memastikan kedisiplinan pegawai tetap terjaga," katanya.

Rencana kebijakan ini hanya berlaku bagi 50 persen pegawai nonpelayanan langsung. Sementara pegawai pelayanan publik tetap bekerja normal seperti biasa.

Beberapa instansi seperti Disdukcapil dan Dinas Perhubungan tetap beroperasi penuh. Mereka tetap melayani masyarakat tanpa perubahan jam kerja.

Sekretaris Daerah Soma Atmaja mengatakan, kebijakan masih dikaji teknis. Pihaknya juga menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Ia menegaskan keputusan final belum ditetapkan saat ini. “Prinsipnya akan kami bahas bersama tim pemerintah daerah,” ujar Soma.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....