Kota Tangsel Berpotensi Terima Arus Urbanisasi setelah Periode Mudik Lebaran

  • 25 Mar 2026 06:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gelombang arus balik mudik Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriah menuju Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai terlihat
  • Kota Tangerang Selatan berpotensi banjir urbanisasi pascaLebaran
  • Periode 2025 jumlah penduduk Kota Tangsel telah mencapai 1,47 juta jiwa

RRI.CO.ID, Tangerang – Gelombang pemudik yang kembali usai berlebaran di kampung halaman mulai terlihat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Menurut Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, hal itu berpotensi menimbulkan arus urbanisasi di wilayah tersebut.

"Kalau pulang kampungnya berempat, baliknya juga harus berempat,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026. “Jangan sampai pulang kampung berempat, tetapi balik kampungnya berenam.”

Menurut Benyamin, mereka yang melakukan urbanisasi ke Tangsel harus melaporkan diri ke RT/RW setempat. Identitas kependudukan bagi warga pendatang penting untuk memudahkan pemerintah daerah melakukan pendataan.

Benyamin memastikan pemerintah daerah menghargai hak asasi setiap warga negara yang ingin mengadu nasib ke kota-kota besar. Namun, tentunya mereka harus memiliki keahlian khusus dan mengikuti prosedur berlaku.

Hal ini agar para pendatang itu tidak menjadi beban bagi keluarga, kerabat, atau pemerintah daerah setempat. “Tidak bisa dilarang, tapi juga saya berharap perekonomian di daerah-daerah itu sangat baik,” katanya.

Benyamin mengatakan hingga tahun lalu jumlah penduduk Tangsel telah mencapai 1,47 juta jiwa. Sedangkan tingkat kepadatan di kota itu mencapai sekitar 8.943 jiwa per kilometer persegi.

Namun, lanjut dia, struktur demografi kota kita didominasi oleh penduduk usia produktif. Yaitu sebesar 72,20 persen dengan rasio ketergantungan sekitar 38,51 persen.

Sementara itu, Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Lalu Lintas (Turjawali) Polresta Tangerang, Iptu Asep Dedi Budiman, menyampaikan perkembangan arus balik Lebaran 2026. Menurut dia, kepadatan lalu lintas akan meningkat secara bertahap pada 24–25 Maret 2026, seiring berakhirnya masa cuti bersama.

Asep mengatakan prediksi tersebut berdasarkan hasil rapat kordinasi lintas sektor. “Saat ini, trafik volume kendaraan arus balik akan terjadi peningkatan cukup signifikan meski secara bertahap,” ujarnya.

Menurut Asep, sejumlah petugas bakal berkonsentrasi di jalur tol dan arteri untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan. Sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengendalikan kedaraan yang masuk jalur Kabupaten Tangerang.

"Kami mendirikan 12 pos pengamanan dan pos pelayanan pemudik,” ucapnya. Selain itu, pihaknya mempersiapkan personel pergelaran mulai dari perbatasan Tangsel hingga Kabupaten Serang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....