JTT Optimalkan Operasional GT Cikatama Sambut One Way Arus Balik

  • 25 Mar 2026 00:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan operasional Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dalam menyambut pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional pada periode arus balik Lebaran.
  • Rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional pada periode arus balik Lebaran.
  • Rekayasa lalu lintas one way tersebut akan diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung ruas Tol Batang–Semarang. Hingga KM 70 GT Cikampek Utama ruas Tol Jakarta–Cikampek.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan operasional Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Hal ini dalam menyambut pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional pada periode arus balik Lebaran.

Rekayasa lalu lintas one way tersebut akan diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung ruas Tol Batang–Semarang. Hingga KM 70 GT Cikampek Utama ruas Tol Jakarta–Cikampek.

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan GT Cikampek Utama menjadi salah satu titik krusial. Karena berfungsi sebagai gerbang tol barrier akhir yang menerima arus kendaraan dari Jalan Tol Trans Jawa menuju Jakarta.

“Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas tersebut, JTT melakukan optimalisasi operasional gerbang tol dengan pengaturan gardu yang disesuaikan. Yaknj, dengan arah dominasi arus kendaraan,” ujar Ria dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan, penyesuaian operasional gardu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta saat arus balik. Dalam skema tersebut, JTT mengoperasikan 22 gardu transaksi untuk melayani kendaraan arah Jakarta dan 8 gardu untuk arah Trans Jawa.

Pengaturan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi kendaraan yang menuju ibu kota. Selain itu, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 (Cikatama 8) secara situasional apabila terjadi peningkatan volume lalu lintas.

Pengoperasian ini akan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. Untuk mempercepat proses transaksi, JTT menyiagakan 19 unit mobile reader (MR) di GT Cikampek Utama.

Petugas operasional juga disiagakan guna mengatur lalu lintas, membantu pengguna jalan. Serta memastikan kelancaran transaksi di gerbang tol.

Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas. Sehingga pelayanan tetap optimal selama periode arus balik Lebaran.

JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa yang akan menuju Jakarta agar merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima. Serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) sebelum memasuki jalan tol.

“Pengguna jalan juga diharapkan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan,” kata Ria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....