Tol Fungsional Japek II Selatan Dibuka, Bantu Urai Arus Balik Mudik Lebaran

  • 24 Mar 2026 10:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tol Japek II Selatan mulai dioperasikan dan telah dilintasi sekitar 3.300 kendaraan.
  • Jalur ini digunakan untuk mengalihkan arus dari Bandung guna mengurangi kepadatan di Tol Cikampek.
  • Pengoperasian Tol Japek II bersifat situasional dan hanya untuk kendaraan pribadi, dengan tetap mengutamakan keselamatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ruas tol fungsional Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan mulai dioperasikan untuk membantu mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026. Hingga Senin, 23 Maret 2026 ribuan kendaraan tercatat telah memanfaatkan jalur alternatif tersebut.

Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Faizal mengatakan sekitar 3.300 kendaraan melintas hinga Senin sore. Arus kendaraan dari arah Bandung yang sebelumnya melalui Tol Cipularang kini dialihkan lewat Tol Sadang menuju Japek II Selatan.

“Sejak pukul 09.30 WIB hingga 16.35 WIB, sekitar 3.300 kendaraan sudah melintas. Ini sangat membantu mengurai volume kendaraan yang mengarah ke Cikampek, khususnya yang melewati Gerbang Tol Kalihurip,” ujar Faizal dalam keterangan resmi, dikutip Senin 23 Maret 2026.

Menurutnya, keberadaan tol fungsional ini menjadi salah satu strategi untuk mengurangi penumpukan kendaraan di Tol Cikampek. Jalur tersebut membantu memecah pertemuan arus dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bandung yang sama-sama menuju Jakarta.

“Kami meminimalisir pertemuan arus dari arah Jawa Tengah, arah barat, dan Bandung yang semuanya menuju Jakarta. Tol fungsional ini menjadi salah satu solusi untuk memecah kepadatan tersebut,” katanya.

Tol Japek II Selatan untuk sementara hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi. Dari jalur ini, pengendara dapat mengakses sejumlah wilayah seperti Cimanggis-Cibitung, Bogor, BSD, Serpong, hingga terhubung ke Jagorawi menuju Jakarta.

Penerapan jalur fungsional ini bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan. Jika cuaca buruk seperti hujan deras yang mengganggu jarak pandang, jalur akan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kalau hujan deras dan jarak pandang terbatas, akan kami tutup sementara karena berbahaya. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Pengendara juga diimbau tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut. Mengingat masih tergolong baru, masyarakat diminta menjaga kecepatan dan mematuhi rambu lalu lintas yang tersedia.

“Karena ini jalur baru, kami minta masyarakat menjaga kecepatan. Walaupun sarana dan prasarana sudah disiapkan, tetap harus waspada,” ucapnya

Sebagai penunjang, sejumlah fasilitas telah disiapkan seperti rest area, SPBU mini, penerangan jalan, hingga kantong parkir sementara. Petugas gabungan juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....