Kesetiaan Pemudik Menanti Rindu di tengah Landainya Terminal Kalideres
- 22 Mar 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemudik seperti Zuliyadi memilih berangkat hari kedua Lebaran dari Terminal Kalideres menuju OKU Timur, Sumatra Selatan.
- Kondisi Terminal Kalideres terpantau lebih sepi dan lancar, tanpa penumpukan penumpang atau kendala tiket.
- Kisah pemudik menegaskan kerinduan keluarga menjadi alasan utama perjalanan mudik, meski menghadapi berbagai keterbatasan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Zuliyadi duduk tenang di deretan kursi tunggu Terminal Kalideres sembari menanti bus tujuan OKU Timur siang ini. Pria asal Sumatra Selatan tersebut memilih berangkat pada hari kedua Lebaran karena sempat memiliki kendala pribadi.
"Kemarin sempat berhalangan untuk pulang ke OKU Timur. Jadi kemarin lebaran di rumah calon di Jakarta Pusat," ujar Zuliyadi saat ditemui RRI di Terminal Kalideres Jakarta Barat, Minggu, 22 Maret 2026.
Pria perantau ini mengaku tidak bisa melaksanakan ibadah salat Idulfitri di Masjid Istiqlal karena kondisi sangat padat. Ia menghabiskan hari pertama kemenangan di kawasan Jakarta Pusat bersama kerabat dan juga calon istrinya.
"Kemarin sih enggak sempat sholat di Istiqlal. Kondisinya ya ramai banget," kata Zuliyadi.
Suasana terminal pada hari kedua ini terpantau cukup landai dan tidak terjadi penumpukan penumpang yang berarti. Zuliyadi menilai kondisi lalu lintas menuju terminal juga tidak mengalami kemacetan parah seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Kondisinya terlihat biasa sih. Tidak terlalu macet, tidak terlalu ramai juga," ucap Zuliyadi.
Zuliyadi mengaku sangat merindukan kehadiran orang tuanya setelah satu tahun tidak pulang ke kampung halaman tercinta. Ia terakhir kali melakukan perjalanan mudik pada periode Idulfitri tahun 2025 yang lalu di tempat sama.
"Yang pasti sih rindu orang tua. Terakhir mudik tahun 2025 lalu," ujar Zuliyadi.
Zuliyadi mengatakan, proses pemesanan tiket bus menuju Sumatra Selatan kali ini berlangsung sangat lancar tanpa kendala teknis sedikitpun. Ia mengatakan tidak perlu melakukan persaingan ketat atau berburu tiket karena ketersediaan kursi masih sangat mencukupi.
Zuliyadi berencana akan kembali menuju Jakarta pada tanggal 27 Maret 2026 mendatang untuk memulai aktivitas rutin. Ia berharap perjalanan darat yang ditempuh siang ini senantiasa diberikan kelancaran dan keselamatan sampai tujuan.
"Semoga di jalan lancar. Semoga selamat sampai tujuan," kata Zuliyadi.
Di sudut lain, Rosmaini juga bersiap meninggalkan Jakarta menuju Jambi setelah mengunjungi keluarga di Tanah Abang. Ibu asal Padang ini harus segera kembali karena ketiga buah hatinya sudah menunggu di rumah.
Rosmaini mengamati kondisi Terminal Kalideres hari ini sudah jauh lebih sepi dibandingkan dengan puncak arus mudik. Ia tidak menemui hambatan berarti selama mempersiapkan kepulangannya menuju Provinsi Jambi pada siang hari ini.
“Karena anak ada di Jambi kan, ada tiga orang. Dan kondisi di Terminal Kalideres siang ini cukup sepi ya,” ujar Rosmaini
Setelah masa libur usai, Rosmaini akan menetap di Jambi, sementara suaminya tetap tinggal bekerja di Jakarta. Pertemuan singkat di ibu kota tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga mereka dalam merayakan hari raya.
"Kalau Ibu menetap di Jambi. Sedangkan kalau Bapak menetap di sini," kata Rosmaini.
Kisah para pemudik ini membuktikan bahwa keluarga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah perjalanan mereka. Terminal Kalideres menjadi saksi bisu perjuangan para perantau dalam menjaga ikatan kasih sayang dengan orang tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....