KA Rajabasa Masuk 10 Besar Nasional dengan 53.720 Penjualan Tiket

  • 20 Mar 2026 23:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kereta Api Rajabasa masuk peringkat sepuluh besar nasional sebagai layanan transportasi jarak jauh favorit masyarakat pada lebaran 2026.
  • Penjualan tiket periode angkutan lebaran menembus angka 53.720 orang untuk relasi Tanjungkarang menuju Kertapati dan juga sebaliknya.
  • Perusahaan mengerahkan delapan rangkaian kereta kelas ekonomi subsidi guna menampung antusiasme penumpang yang terus meningkat cukup pesat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kereta Api Rajabasa berhasil masuk jajaran sepuluh besar kereta favorit nasional pada masa Angkutan Lebaran tahun 2026. Pencapaian tersebut membuktikan layanan transportasi massal itu menjadi pilihan utama bagi masyarakat luas di Pulau Sumatra.

Data penjualan tiket Kereta Api Rajabasa telah menembus angka 53.720 pelanggan pada Jumat pagi, 20 Maret 2026. Angka pesanan kursi tersebut mencakup periode keberangkatan mulai 11 Maret sampai dengan Senin, 1 April 2026 mendatang.

Pelanggan yang menuju Stasiun Tanjungkarang tercatat 26.481 orang sedangkan arah sebaliknya telah mencapai jumlah total 27.239 orang. Kereta kelas ekonomi itu menghubungkan Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan melalui relasi perjalanan harian pulang dan pergi.

“KA Rajabasa memiliki posisi yang sangat penting dalam melayani mobilitas masyarakat di Sumatra bagian selatan. Tingginya minat pelanggan menunjukkan kereta api ini menjadi andalan untuk perjalanan antarkota dengan tarif yang terjangkau, kapasitas yang memadai, serta layanan yang terus dijaga agar tetap aman dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba.

Anne menjelaskan minat tinggi masyarakat dipicu faktor tarif perjalanan yang sangat terjangkau bagi semua kalangan. Ia juga menyebutkan kapasitas memadai serta layanan yang aman membuat moda transportasi itu semakin diminati oleh pemudik.

Sebanyak delapan rangkaian kereta api saat ini dikerahkan untuk mendukung kelancaran operasional selama periode masa mudik lebaran. Dukungan sarana sangat penting untuk menjaga keandalan layanan transportasi pada koridor utama di wilayah bagian selatan Sumatra.

Petugas telah melayani 22.671 pelanggan relasi Tanjungkarang menuju Kertapati mulai 11 Maret hingga Kamis, 19 Maret 2026. Pergerakan penumpang melalui jalur darat ini terus tumbuh seiring dengan dimulainya arus mudik masyarakat lebih awal tersebut.

Layanan Kereta Api Rajabasa menggunakan skema subsidi pemerintah atau sering disebut sebagai skema Public Service Obligation (PSO). Para penumpang hanya perlu membayar tiket seharga Rp29.000 sampai Rp32.000 untuk melakukan perjalanan jarak jauh antarkota tersebut.

“Bagi masyarakat Sumatra bagian selatan, KA Rajabasa merupakan layanan yang lekat dengan kebutuhan perjalanan sehari-hari. Saat Lebaran, perannya semakin terasa karena menjadi pilihan transportasi yang terjangkau,” kata Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.

Peran layanan itu memperkuat konektivitas antar wilayah serta memperluas akses perjalanan bagi masyarakat dalam jumlah yang besar. Kehadiran moda transportasi ini diharapkan mampu mendukung kelancaran seluruh proses mobilitas selama periode arus mudik tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....