Libur Lebaran, Dinas Kesehatan Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan
- 19 Mar 2026 10:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Layanan Kesehatan di Kota Bekasi tetap berjalan selama libur lebaran
- Lima RSUD milik Pemkot Bekasi tetap beroperasi selama libur lebaran
- 16 Puskesmas dari 55 Puskesmas akan beroperasi 24 jam
- 44 Rumah Sakit Swasta tetap beroperasi di Kota Bekasi
Poin Utama- Layanan Kesehatan di Kota Bekasi tetap berjalan selama libur lebaran
- Lima RSUD milik Pemkot Bekasi tetap beroperasi selama libur lebaran
- 16 Puskesmas dari 55 Puskesmas akan beroperasi 24 jam
- 44 Rumah Sakit Swasta tetap beroperasi di Kota Bekasi
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Dinas Kesehatan Kota Bekasi memastikan layanan kesehatan di Kota Bekasi akan tetap berjalan selama periode libur lebaran 2026. Baik itu layanan kesehatan pemerintah maupun swasta.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, menjelaskan pada libur lebaran lima RSUD milik Pemkot Bekasi akan tetap beroperasi. Termasuk 16 dari 55 Puskesmas di Kota Bekasi akan beroperasi 24 jam guna memberikan layanan kesehatan selama libur lebaran.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa 44 rumah sakit swasta tetap beroperasi selama libur lebaran. Dinas Kesehatan juga telah memberikan surat edaran agar dokter-dokter spesialis di rumah sakit swasta agar tetap berpraktik selama periode libur lebaran.
"Dinas Kesehatan berkomitmen memberikan layanan kesehatan secara penuh untuk masyarakat. Jadi pelayanan tidak berubah, ada 16 puskesmas buka 24 jam untuk memenuhi kebutuhan ini, 5 RSUD dan 44 rumah sakit swasta," katanya, kepada wartawan, Kamis, 19 Maret 2026.
Satia juga menambahkan, selama libur lebaran Dinas Kesehatan juga menyiagakan personel di empat posko mudik utama. Di Masing-masing posko Dinas Kesehatan menyiagakan tiga personel berisi dokter, paramedis dan supir ambulan.
Ia menjelaskan, para personel akan siaga selama 24 jam selama periode mudik di posko tersebut. Dengan sistem kerja shift atau bergantian dengan personil lain.
"Untuk memberikan layanan kesehatan bagi pemudik kita juga menempatkan personel di empat posko mudik utama. Tiga personel itu berisi satu dokter, satu paramedis dan satu sopir ambulan," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....