Menkes: Kecelakaan Mudik Turun Drastis dalam Tiga Tahun
- 18 Mar 2026 05:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Angka kecelakaan mudik turun drastis dalam tiga tahun terakhir berkat perbaikan transportasi
- Pemeriksaan kesehatan pengemudi jadi faktor penting menekan risiko kecelakaan selama mudik
- Perhatian kini bergeser ke jalur arteri yang didominasi pemudik sepeda motor
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut angka kecelakaan mudik menurun drastis dalam tiga tahun terakhir. Perbaikan sarana transportasi dinilai berkontribusi besar terhadap penurunan tersebut.
Ia mengapresiasi, langkah Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan transportasi. Perbaikan tersebut meliputi jalan, armada, hingga prosedur keselamatan selama perjalanan mudik berlangsung.
"Budi Gunadi Sadikin mengatakan terima kasih kepada Menteri Perhubungan yang telah memperbaiki sarana dan prasarana secara signifikan. Perbaikan tersebut membuat jumlah kecelakaan dalam tiga tahun terakhir menurun drastis," katanya usai pelepasan mudik gratis Polri Presisi 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas program Mudik Gratis Polri Presisi 2026. Program ini membantu ribuan masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan terfasilitasi.
Sebanyak 4.009 pemudik diberangkatkan menggunakan lebih dari 80 unit bus menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa. Tujuan utama mencakup Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode mudik berlangsung.
"Budi Gunadi Sadikin mengatakan para sopir yang mengantar pemudik telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan pengemudi dalam keadaan baik," ujarnya.
Ia menilai, faktor kesehatan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan selama arus mudik berlangsung. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima saat berkendara.
"Budi Gunadi Sadikin mengatakan kecelakaan sebelumnya banyak terjadi di jalan tol, namun kini telah berkurang signifikan. Pengemudi juga disaring kesehatannya, termasuk tekanan darah, gula darah, hingga penggunaan napza," ucapnya.
Ia menyebut, perhatian kini bergeser ke jalan arteri yang banyak dilalui pemudik sepeda motor. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik.
"Budi Gunadi Sadikin mengatakan pengendalian di jalur arteri membutuhkan dukungan berbagai pihak termasuk media. Masyarakat perlu diedukasi agar lebih berhati-hati selama perjalanan mudik berlangsung," katanya.
Ia mengimbau, pemudik untuk beristirahat setelah dua hingga tiga jam perjalanan guna menjaga kondisi tubuh. Fasilitas seperti masjid dan pos kesehatan telah disiapkan di jalur arteri untuk mendukung keselamatan.
"Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah telah menyiapkan masjid dan pos kesehatan sebagai rest area di jalur arteri. Pemudik diimbau memanfaatkan fasilitas tersebut untuk beristirahat selama perjalanan," ujarnya.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengimbau pengemudi tertib saat one way nasional diberlakukan di Tol Trans Jawa. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di jalur utama.
"Kami mengimbau pengemudi berhati-hati saat berkendara dan merencanakan perjalanan dengan baik sejak awal keberangkatan. Manfaatkan rekayasa lalu lintas dengan memilih jalur tol atau arteri demi keselamatan perjalanan," ujarnya.
Ia menegaskan, kepatuhan pengemudi menjadi kunci utama kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik berlangsung. Perencanaan perjalanan juga penting dilakukan untuk menghindari kepadatan di sejumlah titik jalur utama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....