Kepadatan Arus Mudik Meningkat, Jasa Marga Terapkan Sistem One Way

  • 18 Mar 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Jasa Marga bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way untuk atasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026
  • Sejumlah ruas tol fungsional juga dioperasikan sebagai jalur ini alternatif mengurai kepadatan di titik-titik rawan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jasa Marga bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri akan menerapkan sistem contraflow dan one way. Kebijakan ini diberlakukan menyusul tingkat kepadatan meningkat saat mudik Lebaran 2026.

“Kemarin sore ketika (kepadatan) mencapai 30 persen, bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas, kami memutuskan untuk one way. One way dimulai dari KM 70 (Tol Jakarta-Cikampek) sampai dengan KM 263," ucap Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono saat konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Rivan mengatakan contraflow satu lajur diterapkan, kemudian meningkat dua jalur hingga kilometer 55. "Awalnya dengan contraflow satu lajur di KM 44, kemudian dua lajur KM 55, lalu one way sepenggal sampai KM 263,” ujarnya.

Selain rekayasa lalu lintas, sejumlah ruas tol fungsional juga dioperasikan. Jalur ini menjadi alternatif untuk mengurai kepadatan di titik-titik rawan.

Ruas seperti Jakarta-Cikampek II Selatan hingga Yogyakarta-Solo mulai difungsikan. Kehadiran jalur ini dinilai mampu mempercepat distribusi kendaraan.

“Kali ini lintasan ruas tol sudah sampai di wilayah Yogyakarta atau tepatnya Purwomartani dari Kalasan. Ini sangat membantu untuk masyarakat yang melakukan mudik,” kata Rivan.

Pengoperasian tol tambahan juga dilakukan di jalur lain seperti Yogyakarta-Bawen dan Probolinggo-Besuki. Jalur tersebut, lanjut dia, mampu memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya lebih panjang.

“Karena sebelumnya harus melewati jalur yang lebih panjang,” katanya. Rivan menegaskan rekayasa lalu lintas terbukti efektif mempercepat perjalanan.

“Alhamdulillah kelancaran ini dirasakan masyarakat yang berangkat dari (Jakarta) pukul 16:00 WIB. Kemudian sudah sampai pukul 00:00 WIB di Kalikangkung (KM 414 di Semarang)," ucap Rivan.

"Jadi sudah mencapai 7 sampai 8 jam,” ujarnya. Ia memastikan kesiapan jalan tol terus dijaga demi keselamatan pengguna jalan selama mudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....