Menkes: Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemudik Tetap Sehat selama Perjalanan

  • 18 Mar 2026 19:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • seluruh pemudik tetap sehat dari berangkat hingga kembali, pemerintah siapkan layanan kesehatan
  • kecelakaan masih jadi ancaman utama, kini bergeser ke jalur arteri terutama pengendara motor
  • Kakorlantas imbau pengemudi tertib dan manfaatkan rekayasa lalu lintas demi kelancaran arus mudik

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, Presiden Prabowo ingin seluruh pemudik tetap sehat selama perjalanan mudik Lebaran. Pemerintah menyiapkan layanan kesehatan untuk menekan risiko kecelakaan selama arus mudik berlangsung.

Ia menegaskan Presiden ingin seluruh masyarakat mudik dalam kondisi sehat sejak berangkat hingga kembali ke kota asal. Presiden berharap pemudik tetap sehat saat berangkat, di kampung halaman, hingga kembali setelah perjalanan mudik selesai.

"Bapak Presiden itu inginnya agar semua rakyatnya bisa mudik dan tetap sehat selama perjalanan berlangsung. Tetap sehat saat berangkat, di kampung halaman, hingga kembali setelah perjalanan mudik selesai," katanya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia mengapresiasi langkah Kapolri memfasilitasi program mudik gratis bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebelum keberangkatan untuk memastikan kondisi pemudik tetap aman selama perjalanan.

"Masalah kesehatan terbesar saat mudik adalah kecelakaan yang masih sering terjadi di berbagai jalur perjalanan. Kecelakaan membuat banyak pemudik tiba dalam kondisi tidak sehat saat sampai di tempat tujuan," ujarnya.

Ia menyebut tren kecelakaan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya saat arus mudik. Penurunan tersebut juga terlihat pada arus mudik tahun ini yang masih berlangsung dengan pengawasan ketat.

"Nah, sekarang bergeser karena jalan tol sudah lebih aman sehingga risiko kecelakaan menurun dibandingkan sebelumnya. Kecelakaan kini lebih banyak terjadi di jalan arteri dan didominasi pengendara sepeda motor," ucapnya.

Ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan fasilitas pendukung di jalur arteri untuk membantu pemudik selama perjalanan. Fasilitas meliputi rest area, masjid, serta pos kesehatan yang dapat dimanfaatkan pemudik beristirahat.

"Kalau sudah dua hingga tiga jam perjalanan sebaiknya berhenti untuk beristirahat agar kondisi tubuh tetap prima. Pos kesehatan dan masjid sudah disiapkan sebagai tempat istirahat pemudik di jalur arteri," pungkasnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengimbau pengemudi tertib saat one way nasional diberlakukan di Tol Trans Jawa. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di jalur utama.

Ia menegaskan, kepatuhan pengemudi menjadi kunci utama kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik berlangsung. Perencanaan perjalanan juga penting dilakukan untuk menghindari kepadatan di sejumlah titik jalur utama.

"Kami mengimbau pengemudi berhati-hati saat berkendara dan merencanakan perjalanan dengan baik sejak awal keberangkatan. Manfaatkan rekayasa lalu lintas dengan memilih jalur tol atau arteri demi keselamatan perjalanan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....