Menko AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

  • 17 Mar 2026 22:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan kesiapan sarana dan prasarana mudik Lebaran 2026. Pemerintah, menurutnya, telah menyiapkan infrastruktur secara optimal guna mendukung kelancaran arus mudik maupun arus balik.

Hal tersebut disampaikan AHY usai meninjau langsung kondisi transportasi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026. Ia menilai, kesiapan layanan transportasi, khususnya kereta api, berjalan dengan baik.

“Kami sejak awal berupaya untuk menyiapkan prasarana dan sarana fisik yang diharapkan bisa digunakan secara optimal. Tentu di sini ada hal yang harus kita mitigasi, termasuk cuaca ekstrem dan potensi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, KAI telah siap menjalankan tugas selama periode angkutan Lebaran tahun ini. AHY mengatakan, pengawalan operasional akan dilakukan hingga puncak arus balik.

Pemerintah juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama masa mudik, termasuk cuaca ekstrem dan bencana di sejumlah titik rawan. Antisipasi dilakukan dengan menyiagakan petugas serta peralatan pendukung di lapangan guna menjaga kelancaran perjalanan.

Menurutnya, kesiapan tersebut dilakukan dengan menyiagakan petugas serta peralatan pendukung di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran perjalanan.

“KAI telah menyiapkan tim di berbagai lokasi rawan serta perlengkapan yang dibutuhkan. Hal ini untuk memastikan perjalanan tetap berjalan lancar,” ucapnya.

Ia berharap, ketepatan waktu perjalanan kereta tetap terjaga selama periode mudik. Menurutnya, hal ini menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT KAI, Dody Budiawan, menyampaikan inovasi layanan bagi pemudik. Ia menyebut, pihaknya menghadirkan program kereta kerakyatan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Ia menjelaskan kereta ekonomi kini dimodifikasi agar lebih nyaman digunakan masyarakat. Perubahan dilakukan pada kursi dan jarak antarpenumpang.

“Kami menghadirkan kereta kerakyatan dengan kursi yang lebih nyaman dan tidak lagi tegak. Jarak antar kursi juga dibuat lebih lega bagi penumpang,” ujar Dody.

Program tersebut telah dijalankan pada periode angkutan Lebaran tahun ini. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan masyarakat.

“Program ini sudah dijalankan pada periode 11 Maret hingga 1 April. Tentunya untuk mendukung angkutan Lebaran,” ucapnya.

AHY juga menyebut jumlah perjalanan kereta api tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang.

Diperkirakan jumlah penumpang kereta api selama masa mudik mencapai sekitar 5 juta orang. Sejumlah stasiun besar juga diprediksi akan mengalami kepadatan penumpang.

“Beberapa stasiun yang diperkirakan padat antara lain Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, dan Surabaya. Pemerintah terus melakukan koordinasi untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ujar AHY.

Ia menekankan, pentingnya pelayanan yang humanis selama masa mudik Lebaran. Hal tersebut agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....