Sekretaris Kabinet Tinjau Kereta Ekonomi Kerakyatan di Pasar Senen

  • 17 Mar 2026 23:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau kesiapan arus mudik di Stasiun Pasar Senen pada Selasa, 17 Maret 2026. Sekretaris Kabinet memantau langsung layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mendampingi peninjauan sarana transportasi untuk angkutan Lebaran. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan operasional perkeretaapian nasional demi melayani seluruh pemudik dengan fasilitas terbaik.

“Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, beliau fokus di pembenahan kereta api. Nah, inilah yang mau kita cek. Tadi ada Kereta Ekonomi Kerakyatan. Tadi saya cek langsung,” ujar Teddy.

Ia menyapa sejumlah pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman di dalam area pelayanan Stasiun Pasar Senen. Teddy berdialog dengan para pelanggan serta menyalami keluarga yang menunggu jadwal keberangkatan menuju arah Jawa Tengah.

Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan tersebut telah mengangkut 7.951 pelanggan sejak tanggal 11 sampai 17 Maret 2026. Tiket yang terjual tercatat sebanyak 23.708 dari total 27.368 kursi tersedia hingga bulan April tahun 2026.

“Kereta Ekonomi Kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat pada masa Lebaran. Dengan kapasitas yang bertambah serta pengaturan kursi yang lebih nyaman, layanan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan tarif perjalanan kereta api,” kata Bobby.

Satu rangkaian kereta terdiri dari lima kelas eksekutif serta empat kelas ekonomi untuk mengangkut seluruh pemudik. Kereta tersebut melayani relasi perjalanan antara Stasiun Pasar Senen menuju Lempuyangan dengan tarif tiket Rp175.000 per orang.

Setiap gerbong kini menyediakan 93 kursi ergonomis demi kenyamanan pelanggan saat menempuh perjalanan kereta jarak jauh tersebut. Fasilitas baru itu menawarkan ruang duduk yang lebih lapang daripada susunan kursi pada kapasitas lama kereta api.

KAI mengoperasikan kereta tambahan dengan jadwal keberangkatan pukul 15.25 WIB demi mendukung kelancaran arus mudik tahun ini. Rilis ini dikeluarkan di Jakarta bersamaan dengan agenda peninjauan fasilitas pendukung operasional masa angkutan Lebaran tahun 2026.

“Melalui pengaturan sarana yang ada, kapasitas perjalanan dapat ditingkatkan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau selama masa Angkutan Lebaran,” ucap Bobby.

Teddy menyatakan perbaikan sarana gerbong milik PT KAI berlangsung relatif sangat cepat. Pemerintah berharap pembaruan kualitas perkeretaapian nasional terus berlanjut ke pulau lain di wilayah Indonesia lainnya nanti.

“Tadi kalau Anda lihat, AC-nya nyala, toiletnya bagus, kemudian tempat duduknya tidak hadap-hadapan. Ya nyamanlah, 6 jam ke Jogja. Alhamdulillah bisa cepat beliau perbaiki gerbong-gerbongnya, kemudian bisa digunakan dari sini ke Jawa, ke Jogja,” ujar Teddy.

“Ini mau kita kembangkan lagi, perlu waktu. Yang mengerjakan dari KAI sendiri, waktunya relatif cepat. Ini mau ditingkatkan sehingga seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, di pulau-pulau lain juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden,” ucapnya.

Rekomendasi Berita