AHY: Diskon 30 Persen Tiket KA Diberikan Pemerintah untuk 1,2 Juta Penumpang Mudik
- 17 Mar 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah memberikan diskon tarif kereta 30 persen menyasar 1,2 juta penumpang untuk mudik Lebaran 2026
- Menko AHY menekankan pentingnya pelayanan humanis dan kesiapan KAI, agar kereta tetap menjadi pilihan utama transportasi publik
RRI.CO.ID, Jakarta – Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyampaikan pemerintah memberikan diskon tarif kereta sebesar 30 persen pada mudik Lebaran 2026. Ia menyebut program itu akan menyasar sekitar 1,2 juta penumpang kereta api selama musim mudik tahun ini.
Menurutnya, kebijakan tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu selama periode mudik. Ia juga mengatakan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung mobilitas masyarakat.
"Pemerintah melalui KAI tentunya ini akan memberikan diskon 30 persen dan nanti ada kurang lebih 1,2 juta penumpang. Oleh karena itu ini sangat baik, kabar yang sangat baik," ucap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat konferensi pers di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.
Selain diskon tarif, AHY menambahkan, pemerintah juga menghadirkan berbagai program pendukung seperti mudik gratis dan angkutan motor gratis. "Ada 11.200 sekian motor bisa diangkut dan sekian ribu penumpang juga gratis bisa diangkut menuju ke lokasi tujuan," ujarnya.
AHY menilai KAI telah menunjukkan kesiapan dalam mendukung pelayanan transportasi publik selama masa mudik Lebaran 2026. Hal tersebut terlihat, kata dia, dari kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan kepada penumpang di berbagai stasiun utama.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis selama perjalanan mudik berlangsung. Menurutnya, perjalanan mudik bukan hanya soal perpindahan fisik, tetapi juga menyangkut pengalaman emosional penumpang.
Menko AHY berharap transportasi kereta api dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat, tidak hanya saat musim mudik Lebaran. Dengan peningkatan pelayanan, kereta api dinilai mampu menjadi moda transportasi andalan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
"Sistem transportasi publik yang dimiliki oleh negara ini saya rasa KAI atau kereta akan selalu menjadi transportasi yang primadona. Bukan hanya di masa lebaran tapi juga digunakan dalam aktivitas sehari-hari," kata Menko AHY.
Sebelumnya, pihak Kementerian Perhubungan Ernita Titis Dewi mengatakan diskon berlaku dalam periode tertentu untuk mengurai kepadatan. Ia menyebut pemerintah menargetkan jutaan penumpang dapat terbantu dengan kebijakan ini.
"Kebijakan stimulus dimaksudkan untuk mendorong daya beli masyarakat untuk melakukan perjalanan pada masa angkutan Lebaran. Sehingga akan meningkatkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan tersebut.
Titis menyebut untuk angkutan kereta api, diskon ini berlaku pada seluruh kereta api (KA) ekonomi non-penugasan mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Dengan total 188 perjalanan, yang terdiri atas 156 KA reguler dan 32 KA tambahan.