Kementerian ESDM Gelar 'Mudik Bareng', Libatkan 33 Bus ke Berbagai Daerah

  • 17 Mar 2026 15:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program mudik bersama Kementerian ESDM tahun 2026 melibatkan sekitar 33 bus ke berbagai wilayah Sumatera dan Pulau Jawa
  • Peserta mudik diingatkan untuk memastikan keamanan rumah sebelum berangkat agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan
  • Bahlil mengatakan Mudik bersama ESDM menjadi tradisi yang memperkuat kebersamaan pemerintah dengan masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melepas program mudik bersama Kementerian ESDM yang melibatkan BUMN dan pemangku kepentingan terkait. Ia menegaskan kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan pemerintah, karyawan perusahaan, serta masyarakat dalam tradisi mudik tahunan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mempersiapkan pelaksanaan mudik bersama tersebut dengan baik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi tradisi Kementerian ESDM dalam berpartisipasi bersama karyawan internal dan masyarakat luas.

“Mudik bareng ini menjadikan tradisi bagi kementerian ESDM dan seluruh stakeholder dalam ikut berpartisipasi bersama-sama dengan seluruh karyawan. Baik yang ada di perusahaan, maupun yang ada di internal ESDM, maupun dengan masyarakat umum, inilah bentuk kebersamaan pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelepasan Mudik Bersama Kementerian ESDM oleh Menteri ESDM di Kantor Pusat ESDM, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa program mudik kali ini melibatkan sekitar 33 bus yang menjangkau berbagai wilayah di Sumatera dan Pulau Jawa. Wilayah tujuan mencakup Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Yogyakarta yang menjadi destinasi para peserta mudik bersama.

Selain itu, ia mengingatkan bagi peserta mudik untuk memastikan keamanan rumah sebelum berangkat, termasuk mematikan kompor, mencabut colokan listrik, serta mengunci rumah dengan baik. Ia menegaskan hal tersebut penting agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan saat para peserta berada di kampung halaman.

“Khusus untuk saudara-saudara saya yang mudik, saya sekali lagi mengingatkan jangan lupa kompor-kompor dimatikan dulu, sekalipun sudah di bis. Tolong telpon tetangga, setrika-setrika jangan sampai ada colokan yang belum dicabut,” ucapnya.

Bahlil juga mendoakan para peserta mudik agar senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa hingga tiba dengan selamat di tujuan masing-masing. Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.

Rekomendasi Berita