Pemerintah Pastikan Jalur Mudik Sumatra Barat Lancar

  • 17 Mar 2026 16:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah memastikan kesiapan jalan nasional Sumatra Barat menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Jalur Padang–Bukittinggi, melintasi Lembah Anai dan Sitinjau Lauik, menjadi fokus utama.

Kementerian Pekerjaan Umum memastikan jalur di Lembah Anai dapat dilewati selama 24 jam penuh. Sebelumnya ruas ini sempat dibatasi akibat rekonstruksi pascabencana di kawasan tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, pemerintah mempercepat penanganan titik rawan di sepanjang jalur. "Kami pastikan penanganan pada titik rawan, seperti Lembah Anai dan Sitinjau Lauik, terus dipercepat," kata Dudy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026..

Di ruas Padang–Bukittinggi, penanganan difokuskan pada titik strategis terdampak bencana, termasuk Lembah Anai. Jalur akan difungsionalkan 24 jam selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran.

Saat ini progres penanganan di Lembah Anai mencapai 44 persen. Pekerjaan pondasi bore pile di kawasan tersebut telah selesai sekitar 78 persen.

Meski pekerjaan masih berlangsung, jalur tetap melayani pergerakan kendaraan masyarakat. Pemerintah memastikan perjalanan mudik masyarakat tetap aman selama Lebaran 2026.

Jembatan Kembar Margayasa juga akan difungsikan optimal selama periode mudik. Jalur ini diharapkan mendukung kelancaran arus lalu lintas koridor Padang–Bukittinggi.

Di jalur Sitinjau Lauik, flyover sedang dibangun dengan rekayasa teknis agar kapasitas jalan tetap memadai. Barrier dipindahkan ke drainase untuk menjaga ruang kendaraan tetap optimal.

Sebanyak 40 unit alat berat disiagakan di lapangan oleh Kementerian PU. Alat berat ini siap menghadapi longsor, pohon tumbang, atau kondisi darurat yang menghambat perjalanan.

Rekomendasi Berita