KAI Perkuat Mitigasi LRT Jabodebek, jelang Puncak Mudik Lebaran

  • 17 Mar 2026 11:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat mitigasi operasional LRT Jabodebek, jelang puncak Angkutan Lebaran (angleb) 2026.
  • Selama 18–24 Maret 2026 LRT Jabodebek beroperasi melayani masyarakat dengan 270 perjalanan setiap hari.
  • Tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 diberlakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur panjang lebaran.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat mitigasi operasional LRT Jabodebek, jelang puncak Angkutan Lebaran (angleb) 2026. Langkah ini dilakukan sebagai evaluasi operasional untuk memastikan layanan tetap aman andal tepat waktu.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan penguatan sistem operasional dilakukan guna meminimalkan potensi gangguan. Gangguan layanan, khususnya pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.

“KAI melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan operasional yang pernah terjadi sebagai bahan evaluasi untuk semakin memperkuat kesiapan layanan. Langkah-langkah tersebut disiapkan guna menjaga keandalan operasional LRT Jabodebek selama periode Angkutan Lebaran,” ujar Radhitya kepada RRI di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Jalur LRT Jabodebek,(Foto: LRT Jabodebek)

Sejumlah langkah mitigasi disiapkan meliputi penyediaan suku cadang serta perawatan terpadu sarana dan prasarana. LRT Jabodebek juga melakukan perbaikan komponen pelumasan rel berkala serta pemeriksaan fasilitas operasi dan stasiun.

KAI menempatkan tenaga flying gang di sejumlah stasiun untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan. Langkah tersebut menjadi bagian kesiapan operasional guna menjaga kelancaran perjalanan selama arus mudik dan arus balik.

KAI juga menyiapkan skema alternatif jika terjadi gangguan luar biasa pada sistem loket dan gate elektronik. Dalam kondisi tersebut layanan tiket tetap berjalan melalui penggunaan tiket cetak harian manual bagi pengguna.

Selama 18–24 Maret 2026 LRT Jabodebek beroperasi melayani masyarakat dengan 270 perjalanan setiap hari. Tarif maksimal sebesar Rp10.000 diberlakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

Keceriaan anak-anak menikmati zona kids yang disediakan LRT Jabodebek di Stasiun Cawang, (Foto: RRI/Danang Sundoro)

Sebanyak 243 petugas frontliner disiagakan terdiri dari 119 Passenger Service dan 124 Ticketing Officer. Layanan operasional juga didukung 527 personel pengamanan yang menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna selama perjalanan.

“KAI terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun pengamanan. Hal ini agar masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan LRT Jabodebek dengan aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode Angkutan Lebaran 2026,” ucap Radhitya.

Melihat pelayanan LRT Jabodebek selama ini, masyarakat menggunakan kereta tanpa awak ini merespon positif. Ari mengatakan selama menikmati LRT Jabodebek, yang terasa hanyalah kenyamanan saat perpindahan dari KRL ke LRT Jabodebek, menuju tempat kerja.

" Saya sudah menikmati perjalanan KRL dan LRT Jabodebek setiap jam kerjannya. Terasa lebih nyaman, saat berpindah ke kereta tanpa awak," katanya.

Kesiapan tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama masa Lebaran berjalan lancar. Melalui penguatan mitigasi operasional KAI berharap layanan LRT Jabodebek memberikan kepastian perjalanan bagi pengguna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....