Menaker Lepas Program Mudik Gratis 2026, Libatkan Pekerja hingga Ojol
- 17 Mar 2026 11:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melepas keberangkatan program mudik gratis bagi pekerja atau buruh tahun 2026 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Menaker Yassierli mengatakan program tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja.
Sekaligus bentuk apresiasi kepada perusahaan yang memberikan fasilitas tambahan bagi karyawannya. "Alhamdulillah siang ini kita melepas mudik gratis di Kemenaker, ini baru satu titik dari sekian titik yang kita koordinasikan,” kata Yassierli dikantornya, Selasa 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, selain di Kemenaker, pelepasan mudik gratis juga dilakukan di sejumlah perusahaan. Pemerintah, kata dia, mengapresiasi perusahaan yang memberikan fasilitas lebih bagi pekerja di luar kewajiban regulasi.
“Kalau ada perusahaan yang peduli kepada pekerjanya, memberikan lebih seperti mudik gratis, umrah, daycare dan fasilitas lainnya. Itu adalah bentuk kepedulian yang kami apresiasi,” ujarnya.
Dalam program mudik gratis di Kemenaker, disiapkan sebanyak 18 bus untuk mengangkut para pekerja ke berbagai daerah tujuan. "Tadi ada 18 bus, tahun ini juga berbeda karena kita melibatkan teman-teman ojol, untuk menikmati program ini,” kata Yassierli.
Ia menambahkan, jumlah peserta mudik terus bertambah seiring pelaksanaan di berbagai titik. Selain di Kemenaker, pelepasan juga dilakukan di sejumlah perusahaan dengan jumlah armada yang signifikan.
Yassierli menilai kepedulian perusahaan terhadap pekerja akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan itu sendiri. "Kami yakin ketika pekerja merasa diperhatikan, mereka akan memberikan dedikasi dan kinerja terbaik bagi perusahaan,” katanya.
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro menyebut juga menyiapkan armada khusus. "Kami menyiapkan dua bus untuk sekitar 100 pekerja rokok, tembakau, dan minuman tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Indah.
Selain itu, jumlah armada untuk pegawai honorer juga ditingkatkan dibandingkan tahun sebelumnya. Indah menambahkan program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai mitra perusahaan dan industri.
“Ini merupakan wujud kolaborasi yang luar biasa. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para pekerja,” ujarnya.