Jalur Mudik Arteri Tangerang-Merak Banyak Berlubang

  • 16 Mar 2026 05:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Ruas mudik jalur arteri dari Tangerang menuju Merak mayoritas dalam kondisi rusak dan berlubang. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang mengingatkan agar pemudik berhati-hati ketika melewati jalur tersebut.

Kepala Unit Turjawali Satlantas Polresta Tangerang Asep Dedi Budiman mengatakan, titik kerusakan mulai dari Kecamatan Curug hingga Cikupa, Kabupaten Tangerang. "Selain lubang pada badan jalan, lapisan aspal yang terkelupas," ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Asep menyatakan kerusakan jalan tersebut berada disejumlah titik, di antaranya pada Km 22 hingga Km 25 serta Km 30 hingga Km 35 di sepanjang Jalan Raya Serang. "Untuk jalan rusak atau jalan berlubang di sepanjang Jalan Raya Serang yaitu di antaranya di wilayah Bitung, Cikupa, Cibadak, Balaraja, Gembong sampai ke Jayanti," ucap Asep.

Menurut Asep, kondisi kerusakan jalan nasional tersebut cukup parah karena terdapat lubang berukuran besar dan dalam. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pemudik yang melintas menuju Pelabuhan Merak.

"Kita sudah memberikan tembusan ke pemerintah daerah untuk diteruskan ke pemerintah pusat. Tujuanya agar segera memperbaiki jalan atau jalur mudik di wilayah hukum Polresta Tangerang," kata dia.

Selain itu, kata Asep, pihaknya juga akan memasang rambu peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan atau black spot. "Kami sudah berupaya memberikan rambu petunjuk peringatan melalui spanduk maupun imbauan-imbauan kepada pengendara lalu lintas di jalan raya," ujarnya.

Sementara, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menegaskan perbaikan infrastruktur jalan tersebut akan segera dilaksanakan melalui metode betonisasi. Dia juga telah menerima berbagai aspirasi warga melalui media sosial mengenai kerusakan jalan disejumlah titik strategis.

Menanggapi hal itu, ia memastikan anggaran untuk perbaikan sudah tersedia dan kini tengah memasuki tahapan krusial. “Sudah dianggarkan dan saat ini kami sedang dalam proses tender lelang," ucapnya.

Rekomendasi Berita