JMT Percepat Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Merak
- 15 Mar 2026 05:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 92 titik ruas Tol Jakarta-Merak dalam kondisi rusak dan berlubang. Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division selaku pengelola mempercepat proses perbaikan.
Tujuannya guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan saat mudik Lebaran 2026. Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati menyebutkan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya perbaikan jelang layanan arus mudik dengan mengerahkan sejumlah tim di lapangan.
"Kami terus mengoptimalkan upaya perbaikan melalui pengerahan beberapa tim pemeliharaan yang bekerja secara bertahap di sejumlah titik. Saat ini terdapat tiga tim rekonstruksi dengan masing-masing 15 personel," ujarnya, Sabtu 14 Maret 2025.
Dari 15 personel, sambung Widiyatmiko, satu tim "Scrapping, Filling, and Overlay" (SFO) beranggotakan 10 personel. Ditambah enam tim patching beranggotakan masing-masing lima personel.
Dia mengaku dalam beberapa waktu terakhir, pekerjaan pemeliharaan perkerasan mengalami berbagai tantangan. Diantaranya masih tingginya curah hujan di wilayah Jabodetabek.
Menurutnya, dengan tingginya curah hujan dapat mempengaruhi daya dukung lapisan perkerasan. Sementara tingginya volume kendaraan berat yang melintas, memberikan beban berulang pada struktur jalan yang semakin memperparah kerusakan.
"Saat ini perbaikan perkerasan dilakukan secara bertahap di sepanjang Ruas Tol Jakarta–Tangerang. Sementara prioritas penanganan mulai dari KM 8 sampai dengan KM 26," kata dia.
Selain itu, lanjut Widiyatmiko, pihaknya juga tengah melakukan percepatan penanganan perbaikan perkerasan jelang puncak arus mudik. Tujuannya untuk menjaga kapasitas jalan dapat melayani pemudik dengan optimal.
"Pekerjaan perbaikan permanen seperti rekonstruksi dan SFO masih dapat dilaksanakan hingga 15 Maret 2026. Dengan mempertimbangkan telah memasuki masa puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriyah," ucapnya.
"Sementara itu, penanganan sementara seperti "patching" tetap dapat dilanjutkan selama periode pelayanan arus mudik dan balik. Melalui tim sapu lubang yang secara rutin melakukan penyisiran di sepanjang ruas tol," katanya.
Dia menyebut, sejak 11 Maret 2026, perbaikan perkerasan telah dilakukan di sejumlah titik pada Ruas Tol Jakarta–Tangerang, antara lain; KM 26+500 s/d KM 26+400 arah B lajur 2. Lalu, KM 25+600 s/d KM 25+300 arah B lajur 3, KM 25+100 s/d KM 25+000 arah B lajur 3.
Kemudian, KM 18+280 arah B lajur 2 KM 11+000 s/d KM 10+900 arah B lajur 2, KM 12+100 s/d KM 12+400 arah A lajur 2. Serta KM 21+610 s/d KM 21+750 arah A lajur 2, KM 25+100 s/d KM 25+150 arah A lajur 2 dan KM 25+050 s/d KM 25+400 arah A lajur 3.
Sementara itu, pekerjaan pemeliharaan perkerasan juga terus dilanjutkan melalui metode "patching" di 92 titik pekerjaan yang tersebar di dua arah lalu lintas ruas Tol Jakarta-Tangerang. "Sebanyak 49 titik pekerjaan berada di Jalur A pada rentang KM 2+100 s/d KM 26+300, sementara 43 titik lainnya berada di Jalur B pada rentang KM 1+700 s/d KM 23+150," ujarnya.
Dalam hal ini, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama melintasi beberapa lokasi dengan kondisi perkerasan yang kurang baik. Jasa Marga juga memastikan bahwa proses pekerjaan tetap berlangsung secara bertahap di lapangan dengan memprioritaskan titik-titik yang membutuhkan perbaikan.
Diketahui, Komisi V DPR RI menyoroti kerusakan ruas Tol Jakarta-Merak yang menjadi salah satu jalur mudik Lebaran 2026. Ditambah lagi banyaknya aduan masyarakat, karena resah dan dapat membahayakan keselamatan jiwa.
“Kerusakan jalan cukup parah sampai masyarakat tidak tahan lagi dan akhirnya menyampaikan langsung ke Komisi V. Karena itu kami melakukan sidak ke ruas Tol Jakarta–Tangerang yang banyak dikeluhkan,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, Jumat 13 Maret 2026.
Huda mengaku menerima banyak pengaduan masyarakat, baik melalui pesan WhatsApp (WA) maupun laporan langsung kepada anggota DPR. Keluhan itu bahkan sampai kepada pimpinan Komisi V sehingga mendorong dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....