Polda Jatim Dirikan 238 Pos untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2026

  • 14 Mar 2026 14:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Surabaya - Polda Jawa Timur mendirikan 238 pos untuk pengamanan Mudik Lebaran 2026. 238 pos PAM itu terdiri dari 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), dan 21 Pos Terpadu.

238 pos tersebut, tersebar di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir memikirkan posko mudik di sejumlah lokasi.

Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan. Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Selain itu, pos tersebut juga berfungsinya untuk memantau kepadatan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Sementara Pos Pelayanan (Posyan) didirikan di lokasi dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti area wisata.

"Bersinergi dengan lintas sektor, petugas akan memberikan berbagai layanan kepada masyarakat. Mulai dari pelayanan kepolisian hingga layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sedangkan Pos Terpadu didirikan di pusat kota atau titik keramaian yang dinilai strategis untuk memudahkan koordinasi. Dan pengendalian personel selama pelaksanaan operasi.

Keberadaan Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal. Terutama kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Ia juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan agenda nasional yang harus dipastikan berjalan aman. Terlebih, Hari Raya tahun ini juga bebarengan dengan Hari Raya Nyepi.

"Tahun ini terdapat beberapa momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan. Yaitu bulan Ramadan, perayaan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik, bisa datang ke pos terdekat.

"Jika masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Silakan segera menghubungi call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis," katanya.

Dinas Kesehatan Jawa Timur memastikan layanan kesehatan tetap optimal selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan disiagakan guna memberikan pelayanan cepat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, menyampaikan pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan. Khususnya pada di daerah untuk memastikan layanan tetap berjalan selama periode libur panjang.

"Sebanyak 447 rumah sakit di Jawa Timur tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam. Guna memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan darurat kapan pun dibutuhkan selama Lebaran," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....