Arus Mudik Bandara Soetta, Maskapai Ajukan Tambahan 735 Penerbangan

  • 14 Mar 2026 06:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 735 penerbangan tambahan telah diajukan maskapai dalam menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Pasalnya, 3.010.993 jiwa diproyeksikan bakal memadati Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada periode tersebut.

"Maskapai telah mengajukan 735 penerbangan tambahan (extra flight, Red). Terdiri dari 365 penerbangan domestik dan 370 penerbangan internasional," ujar General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, Jumat 13 Maret 2026.

Adapun puncak arus mudik, sambung Heru, diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 187.202 penumpang dan 1.193 penerbangan. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan dalam satu hari.

"Berdasarkan proyeksi, total pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 3.010.993 penumpang. Jumlah itu meningkat 2,22 persen dibandingkan tahun 2025," ucapnya.

Heru mengaku peningkatan ini diperkirakan terjadi baik pada rute domestik maupun internasional seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran. Sementara itu, pergerakan pesawat selama periode tersebut diprediksi mencapai 19.891 penerbangan, meningkat 3,43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Untuk mendukung kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan 7.832 personel operasional. Mereka bertugas dalam berbagai aspek pelayanan, keamanan dan operasional bandara," kata dia.

Heru juga menegaskan jumlah personel meningkat sekitar enam persen dibandingkan kondisi operasional normal harian. Ini guna mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang dan pesawat.

Heru menambahkan manajemen bandara bersama seluruh stakeholder telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran operasional. “Dengan proyeksi lebih dari 3 juta penumpang serta dukungan penerbangan tambahan, kami memastikan seluruh fasilitas, personel dan koordinasi antar stakeholder berjalan optimal,” ujar Heru.

Sementara Kepala Otoritas Bandara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi menjelaskan sebanyak 15.000 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Bandara Soetta periode mudik Lebaran 2026. Terdiri dari TNI/Polri, Avsec, Basarnas, AirNav dan Otoritas Bandara (Otban).

Nantinya dalam setiap shift operasional terdapat 2.197 personel bertugas memastikan aktivitas, layanan dan teknis di bandara dapat berjalan lancar. "Penebalan petugas pasti kami lakukan demi memastikan layanan berjalan lancar termasuk fungsi pengawasan dari Kementerian Perhubungan dalam hal pergerakan pesawat," kata dia.

Dalam memastikan keselamatan penerbangan, kolaborasi dengan BMKG, AirNav, Angkasa Pura Indonesia terus dilakukan secara berkala. Selain itu koordinasi antara stasiun operator penerbangan dan Aiport Operation Control Centre (AOCC) lebih intensif dilakukan.

"Ini demi mengantisipasi keterlambatan pesawat, ketersediaan kru maupun menyampaikan informasi kepada penumpang sesegera mungkin. Apabila terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....