H-7 Lebaran, Jasa Marga Catat 285 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta

  • 14 Mar 2026 06:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Jasa Marga mencatat sekitar 285 ribu kendaraan telah keluar dari Jakarta pada hari pertama (H-7) pemantauan arus mudik Lebaran. Jumlah tersebut setara sekitar 14 persen dari proyeksi total kendaraan selama periode mudik tahun ini.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono menyampaikan pergerakan kendaraan masih relatif terkendali. Hingga, Jumat pukul 21.00 WIB arus kendaraan keluar Jakarta masih dapat dikelola tanpa penerapan rekayasa lalu lintas.

“Sekitar 14 persen atau kurang lebih 285 ribu kendaraan sudah keluar dari Jakarta. Total proyeksi kendaraan selama periode mudik sekitar 3,5 juta kendaraan,” ujarnya di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurut Rivan, pergerakan kendaraan yang keluar Jakarta masih didominasi menuju jalur Trans Jawa. Sementara arus kendaraan menuju wilayah lain seperti Bandung belum terlihat signifikan.

Rivan menambahkan, peningkatan volume kendaraan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pergerakan pemudik diperkirakan meningkat pada akhir pekan mendatang.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kondisi arus kendaraan pada awal masa mudik masih relatif terkendali. Pemerintah terus memantau perkembangan arus lalu lintas melalui Posko Angkutan Lebaran.

“Kondisi lalu lintas memang sedikit di atas normal. Namun, secara umum masih berjalan kondusif dan terkendali,” katanya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan pemantauan tidak hanya dilakukan pada arus kendaraan. Aparat kepolisian juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama periode mudik.

“Kondisi arus lalu lintas masih cukup terkendali dan belum signifikan. Situasi keamanan juga aman dan tidak ada peristiwa menonjol,” ucapnya.

Rekomendasi Berita