Kapolri Instruksikan Jajaran Antisipasi Potensi Bencana saat Mudik

  • 12 Mar 2026 20:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran mengantisipasi potensi bencana saat arus mudik Lebaran 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam amanatnya, Kapolri mengingatkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca. Menurutnya, periode arus mudik Lebaran diperkirakan berlangsung berawan hingga berpotensi hujan lebat di sejumlah wilayah.

“Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Kapolri menegaskan, kesiapsiagaan harus dilakukan sejak awal oleh seluruh personel pengamanan mudik. Menurutnya langkah antisipasi meliputi penyiapan tim tanggap bencana serta dukungan sarana prasarana.

“Diperlukan kesiapsiagaan melalui penyiapan tim tanggap bencana serta sarana pendukung. Termasuk langkah penanganan bencana pada tahap pra, saat, dan pascabencana,” ucapnya.

Ia menjelaskan, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 14–15 Maret dan gelombang kedua pada 18–19 Maret.

"Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini," ujarnya.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas meliputi pembatasan angkutan barang hingga penerapan sistem satu arah (one way). Selain itu juga disiapkan contra flow, ganjil-genap, serta pengaturan penyeberangan laut.

“Seluruh personel diharapkan memedomani serta mensosialisasikan pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB). Hal ini agar aturan tersebut dipahami dan dilaksanakan masyarakat dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan kesiapan TNI mendukung pengamanan mudik nasional. Menurutnya sinergi TNI dan Polri menjadi kunci menjaga keamanan masyarakat selama periode Lebaran.

“TNI siap mendukung pengamanan Operasi Ketupat 2026 bersama Polri. Sinergi TNI-Polri penting menjaga keamanan masyarakat selama arus mudik,” ujarnya.

Ia mengatakan personel TNI akan disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik. Personel tersebut akan membantu pengamanan serta memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....