PU Hadirkan Platform mudik.pu.go.id untuk Pantau 1.351 CCTV Jalur Mudik Lebaran 2026

  • 11 Mar 2026 21:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan platform digital mudik.pu.go.id untuk memantau kondisi jalur mudik Lebaran 2026. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui 1.351 kamera CCTV.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan platform tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi kondisi jalan. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

“Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan, sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas,” kata Dody di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Pada platform tersebut tersedia akses pemantauan 1.351 titik CCTV yang terintegrasi dalam sistem informasi mudik nasional. CCTV tersebut terdiri dari 1.270 titik pada jalan tol, 41 titik jalan nasional non-tol, serta 40 titik milik Kementerian Perhubungan.

Selain pemantauan CCTV, platform tersebut juga menyediakan berbagai informasi penting terkait jalur mudik Lebaran. Informasi tersebut meliputi peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, serta titik rawan kemacetan.

Dengan memanfaatkan platform tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik sebelum berangkat maupun selama perjalanan. Sehingga dapat menyesuaikan waktu perjalanan atau memilih rute alternatif apabila terjadi kepadatan maupun gangguan di jalur utama.

“Di era sekarang, informasi yang cepat sering kali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform informasi ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung,” ucap Menteri PU.

Selain melalui platform mudik.pu.go.id, Kementerian PU juga menyediakan layanan call center mudik 24 jam yang dapat dihubungi masyarakat apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan.

Selain melalui platform mudik.pu.go.id, Kementerian PU juga menyediakan layanan call center mudik selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dihubungi masyarakat apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan mudik Lebaran.

Kementerian PU menilai kehadiran platform tersebut dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Serta diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Perhubungan menyampaikan hasil survei pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran 2026 mencapai 50,60 persen penduduk Indonesia. Jumlah tersebut setara dengan 143,91 juta orang, angka ini turun 1,75 persen jika dibandingkan survei angkutan Lebaran 2025.

“Hasil survei pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat mencapai 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang. Angka ini menurun sebesar 1,75 persen dibandingkan hasil survei angkutan Lebaran tahun 2025,” ujar Dudy Purwagandhi.

Dudy juga memaparkan gambaran daerah asal serta tujuan perjalanan masyarakat secara nasional selama periode mudik Lebaran. Pergerakan terbesar secara nasional berasal dari Jawa Barat sekitar 30,97 juta orang, dengan tujuan perjalanan terbesar menuju Provinsi Jawa Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....