Kecelakaan Arus Mudik Lebaran Berisiko Tinggi di Jalan Arteri

  • 10 Mar 2026 02:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Korlantas Polri memetakan bahwa jalan arteri merupakan titik paling rawan kecelakaan saat mudik Lebaran 2026. Fenomena tersebut terjadi lantaran para pengemudi kurang memperhatikan faktor keselamatan berkendara pada jalur utama di luar jalan tol.

"Berdasarkan fakta pengalaman 3 tahun yang lalu (2023, 2024 dan 2025) bahkan prediksi statistik dari pemodelan yang kami bangun, justru kecelakaan paling banyak 43,73% terjadi di jalan arteri. Kenapa? Karena karena driving behavior orang-orang setempat, bahkan korbannya sebenarnya adalah banyak orang-orang lokal," kata Sandhi Widyanoe, Kepala Seksi Kumpul Olah Kaji Data Laka Lantas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri), yang mengungkap data tersebut dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2025.

Berdasarkan prediksi data statistik kepolisian, angka kecelakaan mencapai 43,73 persen yang didominasi pengendara motor lokal. Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikan komitmen layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional yang tertimpa musibah.

"Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) bukan sekadar sistem pembiayaan kesehatan tapi merupakan komitmen negara untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh perlindungan kesehatan yang layak. Seperti yang sering kami sampaikan, Program JKN adalah wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Pujo dalam kesempatan yang sama.

Penyelenggara JKN juga menyediakan delapan titik posko mudik sebagai upaya membantu setiap peserta dalam mendapatkan fasilitas medis. Infrastruktur teknologi informasi terus diperkuat demi menopang kelancaran aliran informasi para pasien selama masa libur mudik lebaran.

"Layanan bisa diakses di seluruh Indonesia tanpa dibatasi domisili daerah asal KTP. Kemudian tersedia Posko Mudik BPJS Kesehatan di tempat-tempat yang padat, kemudian akses layanan kepesertaan dan akses layanan kesehatan," ucapnya.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bambang Wibowo memastikan seluruh dokter siap melayani kondisi darurat masyarakat. Pengelola rumah sakit mitra juga dilarang mengedepankan kendala administratif jika sedang menangani pasien korban kecelakaan di jalur arteri.

"Poin-poin yang kami sampaikan pada Surat Edaran itu adalah dari sisi layanan yang ada dipersiapkan sebaik-baiknya terkait dengan jadwal pekerjaan dokter adalah pasokan logistik termasuk farmasi dan penunjang lain. (Kemudian-red) kesiapan terhadap seluruh fasilitas rumah sakit dan mengecek di sana juga terkait dengan genset dan alat-alat lain pemadam kebakaran dan lain-lain," ujar Bambang.

Setiap pemudik diimbau untuk segera memeriksa keaktifan kartu kepesertaan secara mandiri lewat aplikasi digital milik BPJS Kesehatan. Kedisiplinan peserta mudik dalam menjaga kebugaran tubuh tetap menjadi hal krusial untuk menciptakan suasana libur lebaran yang selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....