Korlantas Komitmen Sukseskan Mudik 2026 Melalui Rekayasa Lalu Lintas
- 03 Mar 2026 14:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Korps Lalu Lintas Polri mematangkan skema rekayasa lalu lintas mudik 2026. Pengaturan mencakup jalan tol dan jalur arteri.
Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan berkomitmen untuk menyukseskan mudik. Adapun Operasi Ketupat 2026, mengusung tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia.
“Kami bertekad mengulang sukses pelaksanaan mudik 2025. Di mana mudik tahun lalu berlangsung lancar," kata Agus dalam dialog Pro3 RRI, Senin, 2 Maret 2026.
Berdasarkan catatan Korlantas Polri, jumlah kecelakaan mudik 2025 tercatat 1.477 kejadian. Angka itu turun 31,37 persen dibanding 2024.
Pada 2024, kecelakaan tercatat 2.152 kejadian. Penurunan juga terjadi pada angka korban meninggal dunia.
Korban meninggal 2024 tercatat 324 jiwa. Pada 2025, jumlahnya turun menjadi 223 jiwa.
Agus mengatakan, capaian itu menjadi evaluasi penting. Pihaknya ingin pelaksanaan mudik 2026 lebih baik.
“Baik dari sisi pengaturan lalu lintas maupun keselamatan. Tentu aspek keamanan tetap menjadi prioritas kami," ujarnya.
Korlantas menggunakan teknologi digital dalam manajemen lalu lintas. Sistem mencakup alih arus, contraflow, dan one way.
Petugas bekerja berbasis data dan teknologi real time. Kebijakan diambil berdasarkan parameter terukur.
Data diperoleh melalui radar dan traffic counting. “Salah satu parameter adalah jumlah kendaraan per jam,” katanya.
Jika kendaraan mencapai 4.500 hingga 5.000 per jam, contraflow lajur satu diberlakukan. Kebijakan diterapkan setelah pemantauan berturut-turut.
Apabila jumlah kendaraan mencapai 6.400 per jam, contraflow lajur dua dilakukan. Langkah itu untuk memperlancar arus kendaraan.
Jika angka sangat tinggi, opsi one way nasional diterapkan. Kebijakan berlaku setelah contraflow dua lajur berjalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....