Mudik dari Jawa ke Sumatra, Pemerintah Kerahkan 81 Kapal
- 27 Feb 2026 07:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah bakal mengerahkan 81 kapal pada tiga pelabuhan di Provinsi Banten selama angkutan mudik Lebaran 2026. Seluruhnya untuk melayani penyeberangan penumpang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra.
Tiga pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya. Armada yang akan dioperasionalkan dipastikan dalam kondisi layak.
"Saat ini 81 kapal disiapkan, di mana untuk Pelabuhan Merak; 57 kapal. Di mana ramp check untuk memastikan kelayakan kapal telah dilakukan," ujar Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan, Kamis, 26 Februari 2026.
Kemudian, sambung Rudy, untuk di Pelabuhan Ciwandan, sebanyak 12 kapal telah siap beroperasi. Seluruhnya untuk menyeberangkan penumpang roda dua atau motor dan kendaraan golongan 5B dan 6B.
Selain itu, lanjutnya, satu kapal cadangan disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, terutama pada puncak arus mudik. "Untuk mengangkut saudara-saudara kita yang menuju ke Lampung melalui Wika Beton dan juga di Pelabuhan PT SMA (Sumur Makmur Abadi, Red)," kata dia.
Pelabuhan ketiga, masih menurut Rudy, adalah Pelabuhan BBJ di Bojonegara, Kabupaten Serang yang khusus melayani kendaraan angkutan barang golongan 7, 8, dan 9. Sebanyak 14 kapal dioperasikan, yang sebelumnya hanya ada enam kapal.
"Ada tambahan empat kapal yang saat ini bergerak dari wilayah Samarinda menuju ke Banten dan juga empat kapal tambahan. Jadi total ada 14 kapal," ucapnya.
Jika semua pelabuhan penuh, lanjut Rudi, ada Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera yang siap membantu menyeberangkan penumpang dengan dua kapal milik Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Dengan upaya tersebut, kapasitas ruang muat dapat mengangkut masyarakat yang akan melaksanakan Lebaran 2026, baik dari Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya.
"Saat ini pemerintah berkoordinasi secara ketat dan cepat. Memastikan keterangkutan kapasitas muatan kapal yang dibutuhkan dari saudara-saudara kita yang ingin mudik," ujar Rudy.
Sementara, Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan pihaknya kembali menerapkan kebijakan single ticketing seperti tahun sebelumnya. Seluruh tiket penyeberangan akan disamakan menjadi tiket reguler tanpa kelas eksekutif.
"Kebijakan ini berlaku di Merak pada 20 sampai 23 Maret, dan di Bakauheni pada 23 sampai 29 Maret. Seluruh tiket akan menjadi reguler," kata dia.
ASDP juga menambah layanan berupa bus listrik di Terminal Terpadu Merak. Fasilitas itu untuk mengantar penumpang menuju dermaga keberangkatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....