Pertamina Pastikan Stok dan Kualitas Avtur Halim Jelang Lebaran

  • 26 Feb 2026 23:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pertamina menjamin keamanan pasokan dan kualitas Avtur melalui Aviation Fuel Terminal di wilayah Jakarta. Langkah strategis tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran operasional transportasi udara selama masa liburan Idulfitri tahun 2026.

Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma rutin melakukan pengujian mutu produk demi menjaga kepercayaan tinggi para konsumen. Upaya itu merupakan bagian dari keterbukaan informasi perusahaan dalam menyediakan kedaulatan energi nasional bagi seluruh rakyat.

“Untuk keamanan pasokan pada momen Ramadan dan Idulfitri, kami memastikan kondisi stok Avtur dalam posisi aman. Bahkan sebelum periode Satgas Ramadan dan Idulfitri, Pertamina mulai melakukan build-up stok, atau meningkatkan ketersediaan pasokan, sehingga seluruh kebutuhan diharapkan terpenuhi dengan baik,” ujar Arya.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan keterangan resmi terkait kesiapan pasokan pada Kamis, 26 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa peningkatan stok dilakukan lebih awal guna memenuhi kebutuhan armada udara selama masa mudik.

Seluruh tahapan pemeriksaan mutu dilakukan secara ketat mengikuti standar internasional yang telah disepakati industri penerbangan global. Pengawasan berlapis itu meliputi pengolahan dari kilang sampai pengisian bahan bakar ke dalam tangki armada pesawat.

“Pemeriksaan dilakukan sejak dari kilang pengolahan Pertamina, kemudian penerimaan di Aviation Fuel Terminal, selama masa penyimpanan, hingga sebelum pengisian ke pesawat udara. Seluruh tahapan itu dilaksanakan sesuai standar internasional untuk memastikan kualitas Avtur tetap prima,” katanya.

Aviation Fuel Terminal Manager, Irine Yuliana merinci tiga tahapan utama dalam proses kendali kualitas bahan bakar aviasi tersebut. Pemeriksaan tampilan visual melibatkan deteksi partikel padat serta kandungan air yang tersuspensi pada produk minyak secara berkala.

Petugas pun menguji nilai massa jenis guna mengetahui adanya potensi pencemaran zat lain melalui sebuah alat pengukur khusus. Pengelola terminal juga memeriksa daya hantar listrik bahan bakar demi menjaga standar mutu produk bagi para pelanggan.

"Pertamina selalu melaksanakan quality control dengan ketat untuk menjaga kualitas produk yang akan digunakan oleh konsumen," jelasnya.

VP Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi menjelaskan peran vital dari fasilitas energi strategis milik perusahaan. Halim Perdanakusuma menjadi pusat distribusi energi terbesar kedua di Jawa Bagian Barat dan keenam pada tingkat nasional.

“Halim merupakan AFT terbesar kedua di Jawa Bagian Barat dan terbesar keenam secara nasional. Selain melayani penerbangan komersial, di Halim kami juga melayani kebutuhan khusus seperti TNI Angkatan Udara dan VVIP, dengan porsi layanan khusus lebih dari 30 persen,” ucap Yosep.

Fasilitas ini mengandalkan empat tangki utama dengan kapasitas penampungan bahan bakar yang mampu mencapai 8.000 kilo liter. Perusahaan juga menyiagakan tujuh unit kendaraan pengisi bahan bakar untuk menjamin kecepatan layanan distribusi ke seluruh konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....