PT KAI Siagakan Ribuan Personel Jamin Keselamatan Arus Mudik 2026
- 27 Feb 2026 01:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyiagakan ribuan personel guna mengawal arus mudik lebaran 2026. Langkah perlindungan keselamatan pergerakan penumpang tersebut disampaikan kepada RRI di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.
"Satu, tingkat keselamatannya. Tidak boleh ada toleransi sama sekali soal keselamatan," kata Bobby Rasyidin.
"Kita sudah juga menambah petugas-petugas keamanan, dan pelayanan. Itu kita ada tambahan petugas sekitar 3.500 manpower," ujar Bobby Rasyidin di Pusat Pemberitaan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI.
Ia menjelaskan poin utama pengerahan kekuatan penuh guna meminimalkan angka kecelakaan moda transportasi selama masa libur lebaran. Pihak manajemen melakukan penambahan petugas untuk mengawasi berbagai titik rawan perlintasan kereta sepanjang jalur wilayah pulau Jawa.
"Skenario terburuknya itu adalah kita siapkan sekarang, dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau sekarang ini kita siapkan itu satu trainset. Ya kita namain itu Wessel Stell," ucapnya.
Penggunaan satu rangkaian kereta penolong dipersiapkan sebagai langkah antisipasi cepat saat terjadi kendala teknis operasional dalam rute perjalanan. Sarana khusus ini berfungsi untuk mempercepat waktu proses normalisasi jalur agar jadwal operasional kereta api tetap berjalan lancar.
Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba menjelaskan berbagai persiapan matang sudah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Pihaknya juga memprediksi jumlah total penumpang akan mencapai angka lebih lima juta.
"Kita sudah persiapkan tiga bulan terakhir dan ada beberapa skenario yang sudah kita siapkan kalau terjadi. Kita upayakan di dalam pelayanan, yang kita prediksi bisa melayani lebih dari 5 juta penumpang selama posko Lebaran ini, bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Tim teknis juga fokus memperbaiki struktur perlintasan rel pada daerah tertentu guna mencegah gangguan akibat dampak bencana banjir. Pekerjaan renovasi lintasan ini menjadi bagian utama dalam menjaga keandalan infrastruktur pada musim hujan saat pergerakan arus mudik.
"Daerah Pekalongan itu kita angkat relnya. Kita naikkan relnya. Jadi rel itu lebih tinggi 60 cm daripada sebelum banjir tuh," kata Bobby.
Proyek ini sangat penting guna meniadakan risiko keterlambatan jadwal bagi penumpang kereta api yang melintasi jalur pantai utara. Perusahaan menjamin semua armada transportasi beroperasi penuh sesuai regulasi keselamatan yang berlaku secara ketat pada skala standar internasional.
KAI juga menyediakan saluran pengaduan daring bagi seluruh pelanggan yang ingin melaporkan informasi situasi selama masa perjalanan mudik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....