KAI Group Sediakan 61 Juta Kursi Dukung Mudik Lebaran

  • 26 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group menyediakan 61 juta kursi untuk mengantisipasi ledakan jumlah penumpang rute mudik. Penyediaan kapasitas transportasi massal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di RRI, Jakarta.

"Jadi tahun ini itu pergerakan manusia untuk arus mudik ini sekitar 143 juta. Jadi kalau dibandingkan dengan tahun lalu itu hampir sama lah. (Ada-red) 144... 143 juta mobilitas orang yang diperkirakan dalam waktu 18 hari itu," ujar Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin pada Kamis, 26 Februari 2026.

"Jadi totalnya itu sekitar 18 hari. Segala sesuatunya sudah kami siapkan. Tentunya menyiapkan tempat duduknya, menyiapkan tempat duduknya, kemudian menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan angkutannya," ucap Bobby.

Rencana matang telah disusun korporasi meliputi pengadaan rangkaian kereta cadangan guna mengatasi segala macam kendala teknis lapangan. Jalur strategis di Pulau Jawa mendapatkan pemantauan secara ketat demi menjaga tingkat keselamatan serta ketepatan waktu perjalanan.

Ribuan tiket kini sudah terpesan untuk perjalanan menuju koridor selatan seiring peluncuran layanan inovasi kelas ekonomi rakyat. Perusahaan menjalin kolaborasi bersama instansi pemerintah untuk menyalurkan subsidi potongan harga tiket sebanyak 30 persen bagi pemudik.

"Tiket kita sudah terjual 1,9 juta tiket. Kemudian juga kami meng-cover 1,2 juta yang untuk mendukung program pemerintah mensubsidi 30 persen diskon untuk ekonomi komersial," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Fokus manajemen saat ini mengarah pada antisipasi gangguan faktor alam seperti risiko banjir rob atau longsor wilayah kerja. Petugas gabungan akan dikerahkan sepanjang rel demi memastikan jalur kereta api bersih dari segala perilaku vandalisme yang berbahaya.

Pemberdayaan sektor ekonomi kecil melalui pemanfaatan lahan stasiun diharapkan mampu mendorong pergerakan finansial masyarakat saat musim mudik. Manajemen meyakini sinergi kuat antar instansi pemerintah menciptakan pengalaman perjalanan paling aman serta lancar bagi seluruh keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....