Lapas Luwuk Gelar Kontrol Kesehatan Keliling bagi Warga Binaan
- 02 Okt 2026 14:23 WIB
- Ampana
Poin Utama
- Lapas Kelas IIB Luwuk melaksanakan kontrol kesehatan keliling (trolling) ke setiap kamar dan blok hunian untuk memastikan kesehatan Warga Binaan.
- Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dokter Lapas Luwuk Nalto Mentara bersama para perawat peserta magang.
- Kontrol kesehatan bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan dan memastikan pemenuhan hak dasar Warga Binaan dalam pelayanan kesehatan.
RRI.CO.ID, Banggai: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus berkomitmen memenuhi hak dasar Warga Binaan, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni melalui kegiatan kontrol kesehatan keliling atau trolling dengan menyisir setiap kamar dan blok hunian, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan langsung Dokter Lapas Luwuk, Nalto Mentara, bersama para perawat peserta magang. Kontrol kesehatan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan di lingkungan blok hunian.
Dengan pendekatan jemput bola, tim medis mendatangi Warga Binaan dari kamar ke kamar. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan suhu tubuh, serta konsultasi dan pemberian edukasi kesehatan.
Selain itu, tim medis juga memberikan obat-obatan maupun vitamin sesuai dengan keluhan dan kebutuhan kesehatan masing-masing Warga Binaan.
Nalto mengatakan, kontrol kesehatan keliling dinilai efektif dalam mempercepat penanganan terhadap berbagai keluhan kesehatan Warga Binaan. Menurutnya, keterlibatan perawat peserta magang turut membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
"Sehingga, Warga Binaan yang membutuhkan pemeriksaan maupun tindakan medis awal dapat segera ditangani," ucapnya.
Sementara, Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan pemenuhan hak pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam proses perawatan dan pembinaan Warga Binaan. Ia menyebut, melalui kontrol kesehatan keliling, pihaknya berupaya memastikan setiap Warga Binaan yang mengalami keluhan kesehatan mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.
"Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan humanis di lingkungan Lapas," katanya.
Selain memberikan pelayanan medis, keterlibatan perawat peserta magang dalam kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktik lapangan. Hal ini untuk meningkatkan keterampilan klinis, sekaligus menerapkan upaya promotif dan preventif di lingkungan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjaga kondisi lingkungan hunian tetap sehat, aman, dan kondusif, sehingga mendukung kelancaran seluruh proses pembinaan Warga Binaan. (NK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....