Pedagang Beras Touna Pastikan Tidak Jual Fortifikasi
- 29 Sep 2026 14:26 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna – Sejumlah penjual beras eceran di Kecamatan Ampana Kota dan Ratolindo Kabupaten Tojo Una Una, Selasa 29 September 2026 mengaku tidak menjual beras fortifikasi yang mereka lakukan.
Pemerintah secara tegas menyatakan akan menindak para pelaku atau penjual beras, baik distributor maupun pedagang eceran yang terbukti melakukan manipulasi terhadap produk yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi.
Pelaku yang terbukti melanggar akan dikenakan sangsi mulai dari memberikan teguran lisan, atau surat, hingga pencabutan surat izin dan larangan memasarkan atau menjual kembali beras baik secara grosir maupun eceran.
Maruf salah satu pedagang beras, Ampana Kota Kabupaten Tojo Una Una mengaku hingga saat ini semua beras yang Ia jual di sesuaikan dengan tipe atau kualitas beras. Beras kualitas di bawah akan dijual dengan harga murah, sedangkan untuk beras berjenis premium atau kualitas tinggi akan dijual mahal.
“Kalau soal penjualan beras selama ini, saya menjual beras berdasarkan kualitasnya, kalau kualitas beras dibawah premium kita menjualnya dengan harga yang terbilang murah, sesuai jenis berasnya. Sedangkan kalau beras premium kita menjualnya dengan harga yang relatif sedikit mahal,” ujar Maruf.
Fortifikasi adalah beras yang sengaja ditambahkan zat gizi mikro melalui proses teknologi pangan, proses tersebut umumnya dilakukan setelah padi digiling menjadi beras. Sejumlah vitamin dan mineral kemudian ditambahkan untuk meningkatkan kandungan gizi beras yang dikonsumsi masyarakat.
Maruf mengaku selama berbisnis beras, semua beras yang dipasok untuk di jual kembali dilapaknya tidak ada beras oplosan atau beras yang dicampur. Sehingga Ia memastikan tidak ada beras fortifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....