Karhutla di Perbukitan Tampanombo Touna Hanguskan 10 Hektare Lahan
- 21 Sep 2026 06:28 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi kembali di kawasan perbukitan Dusun Mafroto, Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, sejak Jumat 18 hingga Minggu 20 September 2026.
Kapolsek Ulubongka Polres Tojo Una-Una, Iptu Muhajir Wonti, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh anggota Polsek Ulubongka, Bripda Imran, yang saat itu melintas di jalan poros Trans Sulawesi dari arah Tojo menuju Marowo.
“Anggota kami kemudian menyampaikan kejadian tersebut kepada piket Polsek Ulubongka sekaligus meminta bantuan untuk segera kelokasi melihat langsung Karhutla,” kata Iptu Muhajir Wonti.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek bersama personel piket langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi kebakaran dan melakukan pemantauan awal terkait musbah karhutla itu. Setelah memastikan adanya kebakaran, Kapolsek kemudian berkoordinasi dengan tim gabungan penanganan karhutla di wilayah Kecamatan Ulubongka agar segera membantu melakukan pemadaman.
Koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan pengerahan personel gabungan TNI-Polri, BPBD, serta satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman di lokasi Kebakaran lahan dan hutan. Iptu Muhajir menjelaskan, kondisi vegetasi di sekitar lokasi yang didominasi semak dan rerumputan kering akibat musim kemarau membuat api lebih mudah menjalar keareal perbukitan.
Kondisi tersebut diperparah dengan angin yang cukup kencang sehingga api semakin membesar dengan cepat dan meluas ke sejumlah bagian kawasan perbukitan yang rumputnya sudah kering.
“Luasan lahan yang terbakar dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kecamatan penghasil jagung terbesar di Tojo Una Una ini, diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare,” ujar Kapolsek Ulubongka.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari lapangan, sumber api diduga berasal dari puntung rokok yang sengaja dibuang oleh masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Hingga saat ini, menurut Kapolsek Ulubongka Iptu Muhajir Wonti belum dapat dipastikan bahwa api berasal dari puntung rokok.
Proses pemadaman pun hingga kini masih terus berlangsung hal ini dikarenakan sejumlah titik api masih belum sepenuhnya padam karena kondisi malam hari dan akses menuju lokasi pemadaman yang cukup sulit untuk dilalui.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....