Kebakaran Lahan di Pinggir Sungai Bongka Berhasil Dipadamkan

  • 17 Sep 2026 11:39 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran lahan terjadi di pinggir Sungai Bongka, ujung Jembatan Bongka, Desa Tampanombo, Kabupaten Tojo Una-Una pada Rabu 16 September 2026.
  • Personel Polsek Ulubongka bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima laporan adanya kobaran api.
  • Upaya pemadaman dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tojo Una-Una dalam koordinasi penuh.

RRI.CO.ID, Ampana - Kebakaran lahan terjadi di pinggir Sungai Bongka, tepatnya di ujung Jembatan Bongka, Desa Tampanombo, Kabupaten Tojo Una-Una, Rabu 16 September 2026.

Personel Polsek Ulubongka bersama warga, langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima laporan adanya kobaran api di lokasi tersebut. Upaya tersebut juga dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tojo Una-Una.

Kapolsek Ulubongka Polres Tojo Una-Una, Iptu Muhajir Wonti, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30 WITA. Hal itu setelah seorang warga yang berada di sekitar lokasi melihat kobaran api, kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Tampanombo.

“Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada piket Polsek Ulubongka dan personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Kapolsek.

Setibanya di lokasi, personel Polsek Ulubongka bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman. Ini dilakukan dengan dukungan satu unit mobil tangki milik perusahaan AMP Tampanombo.

Selanjutnya, dua unit mobil Damkar turut dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Kapolsek menjelaskan, kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau, ditambah vegetasi berupa pohon pinus, semak, dan rerumputan yang mengering. Ditambah tiupan angin cukup kencang, membuat api cepat membesar dan berpotensi menjalar ke area lainnya.

“Vegetasi dan material kering di kawasan tersebut cukup mudah terbakar, sehingga penanganan harus segera dilakukan agar api tidak meluas,” ucapnya.

Dalam proses pemadaman, sebanyak empat personel Polsek Ulubongka, dua personel BPBD, lima personel Damkar dan sekitar 15 warga terlibat langsung di lokasi. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare, berjarak kurang lebih 250 meter dari permukiman warga.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan informasi awal, sumber api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang masyarakat yang melintas. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

“Kami masih perlu melakukan pendalaman terhadap saksi dan sumber api untuk memastikan penyebab kebakaran,” katanya.

Berkat upaya bersama, api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sepenuhnya sekitar pukul 04.00 WITA. Setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan lagi titik api sehingga situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Kapolsek Ulubongka mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Termasuk, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.

“Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tutur Kapolsek. (NK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....