Karhutla Melanda Malotong, Api Bakar Lahan Seluas Satu Hektare

  • 15 Sep 2026 13:11 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Kelurahan Malotong, Kabupaten Tojo Una-Una pada Senin 14 September 2026 pukul 12.15 WITA.
  • Api merambat ke area kebun kelapa milik warga yang berada di pinggir Jalan Trans Marowo-Ampana.
  • Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Tojo Una-Una kepada Kapolsek Ampana Kota.

RRI.CO.ID, Tojo Una-Una - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla terjadi di Kelurahan Malotong, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin 14 September 2026, sekitar pukul 12.15 WITA. Kebakaran terjadi di lahan yang berada di pinggir Jalan Trans Marowo-Ampana dan sempat merambat ke area kebun kelapa milik warga.

Kapolsek Ampana Kota Polres Tojo Una-Una, AKP Rochmat Ari Purwanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui dari Dinas Pemadam Kebakaran Tojo Una-Una.

“Setelah menerima informasi, personel Unit Intelkam dan piket Polsek Ampana Kota langsung menuju lokasi bersama petugas Damkar untuk melakukan penanganan,” kata Rochmat.

Menurutnya, api awalnya membakar rumput kering yang berada di pinggir jalan. Kondisi vegetasi yang kering membuat api kemudian merambat ke arah kebun kelapa milik warga.

Berdasarkan keterangan salah seorang warga di lokasi, api pertama kali terlihat membakar rumput kering di tepi jalan sebelum meluas ke area perkebunan warga. Kondisi tersebut membuat petugas bersama masyarakat segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. Informasi awal dari masyarakat menyebutkan adanya dugaan puntung rokok yang dibuang pengendara maupun warga yang melintas di ruas Jalan Trans Marowo-Ampana.

“Untuk penyebab kebakaran masih perlu dilakukan pendalaman terhadap saksi maupun sumber api,” ujar Rochmat.

Ia menegaskan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih diperlukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi maupun sumber awal munculnya api. Polisi juga terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi rumput dan lahan yang kering.

Personel kepolisian bersama petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman di lokasi. Sekitar pukul 13.30 WITA, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan terkendali.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare, sementara tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

Kapolsek mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di sepanjang ruas jalan dan wilayah yang memiliki vegetasi kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani lebih cepat. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....