Lapas Luwuk Mengheningkan Cipta untuk ASN Jayawijaya dan Korban Virgo Transport 8

  • 14 Sep 2026 12:51 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Suasana khidmat dan penuh rasa haru mewarnai pelaksanaan apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk. Seluruh jajaran petugas Lapas Luwuk menggelar aksi mengheningkan cipta serta doa bersama sebagai bentuk rasa belasungkawa yang mendalam atas dua musibah kemanusiaan yang terjadi baru-baru ini.

Kegiatan mengheningkan cipta tersebut ditujukan khusus untuk mendoakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas negara pada Senin 14 September 2026 serta para korban kecelakaan musibah Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang mengalami insiden dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Korban yang gugur saat bertugas di Kabupaten Jayawijaya merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi bagian dari rombongan dalam perjalanan tugas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiganya adalah Aprida Rapi (49), Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya; Alfonsius Albinus Meha (35), pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya; dan Willi Mbuik (24), pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Sedangkan, korban kapal Virgo Transport yang mengalami kecelakaan pada Minggu 13 September 2026 dengan jumlah keseluruhan ada 243 jiwa. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan mengumumkan, jumlah terevakuasi ada 114 jiwa. Dari jumlah itu, 108 jiwa dinyatakan selamat dan enam meninggal dunia. Adapun yang masih dalam proses pencarian, demikian BNPB, berjumlah 129 jiwa.

Dalam pengarahannya saat memimpin apel pagi, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan rasa duka yang mendalam serta ajakan untuk saling menguatkan dalam menghadapi musibah kemanusiaan ini.

"Duka yang dialami oleh rekan-rekan ASN di Jayawijaya yang gugur saat menunaikan tugas negara serta saudara-saudara kita korban musibah kapal Virgo Transport 8 merupakan duka mendalam bagi kita semua. Melalui doa dan aksi mengheningkan cipta ini, kita berharap seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujar Bahrun.

Ia juga menambahkan pentingnya menjadikan momen ini sebagai refleksi atas pengabdian dan rasa kepedulian antar sesama.

"Pengorbanan para ASN yang gugur dalam tugas harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mengabdi dengan ikhlas dan penuh dedikasi. Selain itu, mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk terus mempererat solidaritas serta rasa empati terhadap sesama anak bangsa di mana pun berada," tambah Kalapas dalam kutipan lanjutannya

Melalui mengheningkan cipta yang berlangsung dengan khusyuk tersebut, seluruh jajaran Lapas Luwuk juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....