Kapolres Poso Bantu Korban Longsor PETI Dongi-Dongi
- 14 Sep 2026 06:49 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Poso – Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang mengalami musibah, Kapolsek Lore Utara AKP Thamrin Samuda bersama jajarannya melaksanakan kunjungan sekaligus menyerahkan santunan dari Kapolres Poso kepada para penambang yang menjadi korban longsoran material di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Persiapan Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut berlangsung, Sabtu 12 September 2026. Dalam kegiatan itu, empat orang korban yang mengalami luka akibat tertimpa longsoran tanah saat melakukan aktivitas penambangan manual (kailit) menerima bantuan secara langsung dari Kapolsek Lore Utara.
Rombongan Polsek Lore Utara mengunjungi kediaman masing-masing korban yang tersebar di wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para korban sekaligus memberikan dukungan moral kepada mereka dan keluarga
Adapun empat korban yang menerima santunan tersebut yakni, Aziziul Hakim(18) Tahun warga Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada kaki dan pinggang serta lepas sendi.
Delianti alias Mama Nisa (53) Tahun warga Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada tulang selangkangan dan lepas sendi. Suarni alias Ndei/mama Sukma (59) Tahun warga Desa Bobo, Kecamatan Palolo, yang saat ini berdomisili di Huntap Petobo, Kota Palu. Korban mengalami pembengkakan pada bagian dada dan punggung.
Ulfin alias Upin (33) Tahun warga Desa Banpres, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada paha kanan. Selain menyerahkan santunan, Kapolsek Lore AKP Thamrin Samuda Utara juga memberikan imbauan kamtibmas serta edukasi mengenai bahaya bekerja di area pertambangan ilegal yang tidak memiliki standar keselamatan kerja.
Hingga akhir kegiatan, situasi berlangsung aman dan lancar. Sementara itu, kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan masih menjalani proses perawatan di rumah masing-masing.
Kapolsek Lore Utara AKP Thamrin Samuda, mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang senantiasa hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam situasi sulit.
“Penyerahan santunan ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolres Poso sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian institusi Polri terhadap warga yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban biaya pengobatan dan pemulihan para korban. Meskipun aktivitas yang mereka lakukan berisiko tinggi, kami tetap memanusiakan korban dengan memberikan perhatian penuh,” ujar AKP Thamrin Samuda.
Lebih lanjut, AKP Thamrin Samuda menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), khususnya terkait risiko keselamatan kerja.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para penambang, agar selalu waspada dan berhati-hati. Lokasi PETI di Dongi-Dongi sangat rawan longsor karena struktur tanahnya tidak stabil dan tidak ada rekayasa teknik pertambangan yang aman. Selain itu, perlu dipahami bahwa kegiatan PETI adalah ilegal dan melanggar hukum. Kami mengajak masyarakat untuk mencari mata pencaharian lain yang lebih aman dan legal demi keselamatan diri dan keluarga,” himbaunya .
AKP Thamrin Samuda menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara Polsek Lore Utara dengan masyarakat, khususnya keluarga para korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....