Kebakaran Hutan dan Lahan di Betauwa Masih Terus Meluas

  • 12 Sep 2026 14:32 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Betauwa, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una terus berlangsung hingga Jumat malam, 11 September 2026.
  • Api membakar kawasan hutan dan lahan kering milik warga dengan potensi perluasan ke berbagai titik lain.
  • Hembusan angin dapat dengan cepat membawa bara api ke kawasan lain yang masih dipenuhi semak dan pepohonan kering, meningkatkan risiko perluasan kebakaran.

RRI.CO.ID, Tojo Una-Una - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Betauwa, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una Una, hingga Jumat malam, 11 September 2026, masih terus berlangsung. Kobaran api terlihat membakar kawasan hutan dan lahan kering milik warga.

Api tampak terus melahap vegetasi kering yang berada di sejumlah titik yang membuat kebakaran berpotensi meluas. Terlebih, hembusan angin dapat dengan cepat membawa bara api ke kawasan lain yang masih dipenuhi semak dan pepohonan kering.

Situasi semakin mengkhawatirkan karena kobaran api kini sudah berada cukup dekat dengan pemukiman warga Desa Betauwa. Warga pun mulai merasa resah dan khawatir api sewaktu-waktu dapat menjalar hingga mendekati rumah-rumah penduduk.

Salah seorang warga, Hamzah, mengaku sangat khawatir dengan kondisi kebakaran yang hingga kini belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Menurutnya, warga terus memantau perkembangan api karena jaraknya semakin dekat dengan kawasan pemukiman.

"Kami sangat resah dengan kebakaran ini karena api sudah semakin dekat dengan pemukiman," ucapnya.

Upaya pemadaman terus dilakukan tim gabungan yang berada di lokasi. Petugas berupaya melokalisasi titik-titik api agar kobaran tidak semakin meluas dan mendekati rumah warga.

Medan yang sulit serta kondisi lahan yang kering menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Api yang masih terlihat di sejumlah titik juga membuat petugas harus terus melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif.

Warga Desa Betauwa diimbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya sumber api baru. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar pemukiman maupun kawasan hutan dan lahan.

Hingga Jumat malam, tim gabungan masih terus berupaya mengendalikan kebakaran. Warga berharap, kobaran api segera berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke pemukiman dan mengancam keselamatan masyarakat serta harta benda. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....