Kebakaran Hutan Gunung Kalendeng Masih Sisakan Sejumlah Titik Api

  • 10 Sep 2026 09:17 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran hutan di Gunung Kalendeng, Desa Sukamaju, Kabupaten Tojo Una-Una masih berlangsung hingga Selasa 8 September 2026 dengan sisa titik api yang belum padam.
  • Kapolsek Ampana Tete AKP Hartono mengatakan kebakaran masih dalam tahap pemantauan dan penanganan oleh tim respons darurat.
  • Medan yang terjal dan sulit dijangkau menjadi hambatan utama dalam upaya pemadam api mencapai dan memadamkan seluruh titik api yang masih aktif.

RRI.CO.ID, Ampana - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Kalendeng, wilayah Desa Sukamaju, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, hingga Selasa 8 September 2026 masih menyisakan sejumlah titik api.

Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una, AKP Hartono, mengatakan kebakaran masih dalam pemantauan dan penanganan. Namun, kondisi medan yang terjal menjadi kendala dalam upaya mencapai sejumlah titik api.

Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali terjadi pada Kamis 3 September 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, di kawasan Gunung Kalendeng. Kejadian tepatnya di perbatasan Dusun Pakanangi, Desa Balingara, dengan Desa Sukamaju.

“Api kemudian merembet masuk ke wilayah hutan Gunung Kalendeng Desa Sukamaju,” kata Hartono.

Hingga Selasa 8 September 2026, sekitar pukul 14.00 WITA, masih ditemukan titik-titik api di kawasan Gunung Kalendeng, Pakanangi, Desa Sukamaju. Luas hutan yang terbakar diperkirakan mencapai 30 hektare.

Hartono menekankan, pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan titik api, sekaligus mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.

Menurutnya, penanganan di lapangan menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di kawasan dengan medan terjal, serta terdapat jurang dan bebatuan. Jarak lokasi kebakaran dari permukiman warga Desa Sukamaju diperkirakan sekitar dua kilometer.

“Kondisi medan cukup terjal, terdapat jurang dan bebatuan, sehingga akses menuju lokasi kebakaran tidak dapat dilalui dengan berjalan kaki maupun sepeda motor,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, penanganan kebakaran saat ini masih difokuskan pada pemantauan perkembangan titik api dan upaya pengendalian sesuai dengan kondisi medan di lokasi. (KA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....