Delapan Belas Wartawan Banggai Ikuti UKW, Sinergi Pers dan Polri Terus Diperkuat

  • 08 Sep 2026 07:55 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Sebanyak 18 wartawan mengikuti UKW yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kabupaten Banggai bekerja sama dengan SKK Migas dan JOB Tomori Sulawesi. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Luwuk, Senin, 7 September 2026 tersebut, menjadi upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Mewakili Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, Kasi Humas AKP Saiman menghadiri pembukaan Uji Kompetensi Wartawan atau UKW di Kabupaten Banggai. Pembukaan UKW dilakukan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Faisal Karim.

Saiman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UKW, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas insan pers di Kabupaten Banggai. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan penting untuk mendukung penyajian informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

"Polri dan pers memiliki peran yang berbeda, namun memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi yang kondusif melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.

Kegiatan turut dihadiri Analis dan Formalitas SKK Migas Kalsul, Muhammad Ari Bagus Pratomo, dan Field Senior Manager JOB Tomori Sulawesi, Adrian Agung Termasuk Wakil Ketua II DPRD Banggai, I Putu Gumi, Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Banggai.

Dewan Kehormatan PWI Sulawesi Tengah, Mahmud Matangara, menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas dan JOB Tomori Sulawesi. Ia menilai, mereka konsisten memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

Menurut Mahmud, sinergi antara PWI, SKK Migas, dan JOB Tomori Sulawesi selama ini turut mendukung peningkatan kompetensi insan pers. Termasuk, melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan.

Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat, sekaligus membantu menangkal hoaks, misinformasi, serta informasi provokatif. Melalui upaya ini, penyampaian informasi kepada masyarakat diharapkan semakin profesional, akurat, dan bertanggung jawab. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....