Polisi Mitigasi Dampak Kebakaran Truk Tangki di Balantak

  • 28 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Sebuah kendaraan tangki bermuatan solar terbakar di Jalan Trans Balantak, Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Kamis 27 Agustus 2026 pukul 13.10 WITA.
  • Pihak kepolisian melakukan upaya mitigasi untuk mencegah dampak yang lebih luas dari insiden tersebut.
  • Truk tangki yang terbakar bergerak dari arah Luwuk menuju PT. Teku Sirtu Utama di Desa Teku dan melaju di ruas jalan yang menanjak saat kejadian terjadi.

RRI.CO.ID, Banggai – Pihak kepolisian berupaya memitigasi dampak lebih luas dari insiden terbakarnya sebuah kendaraan tangki bahan bakar minyak atau BBM bermuatan solar. Ini terjadi di Jalan Trans Balantak, Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis 27 Agustus 2026, sekitar pukul 13.10 WITA.

Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii, menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat truk tangki bergerak dari arah Luwuk menuju PT. Teku Sirtu Utama di Desa Teku. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan melaju di ruas jalan yang menanjak.

Diduga tidak mampu melewati tanjakan, truk tangki kemudian kehilangan kendali dan bergerak mundur. Kendaraan selanjutnya tergelincir dan terguling ke sisi kiri hingga berada dalam posisi terbalik.

“Truk tangki ini tergelincir dan terguling ke kiri dalam posisi terbalik sehingga mengakibatkan kebakaran,” ujar Teddy.

Pasca kejadian, kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan di Tempat Kejadian Perkara atau TKP. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan sumber awal munculnya api.

Dalam upaya mengendalikan kebakaran, polisi berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran milik PT. Teku Sirtu Utama. Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari dua jam dan api berhasil ditangani sekitar pukul 15.30 Wita.

Kebakaran yang dipicu tumpahan solar tersebut menyebar dengan cepat dan mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan tangki milik PT. Raja Diesel Energi dengan nomor polisi DN 8939 CY. Beruntung, tidak terdapat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Akibat kejadian itu, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar 350 juta rupiah., sementara sumber api awal hingga kini belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Penanganan di lokasi dilakukan untuk mencegah dampak kebakaran meluas sekaligus memastikan kondisi sekitar tetap aman. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....