Karhutla Batu Pongke Lokasi Sulit Dijangkau dan Angin Kencang Hambat Pemadaman

  • 19 Agt 2026 22:31 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Kebakaran hutan terjadi di kawasan puncak Gunung Batu Pongke, Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa 18 Agustus 2026 malam.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.49 WITA oleh warga dan Kepala Desa Longge, Ainuddin S. Tahaku, yang melihat kobaran api dari kawasan permukiman desa.

Tanpa menunggu waktu lama Kades langsung mengkomunikasikan perihal kebakaran tersebut kepada Camat Ampana Tete, Abdul Wahid Rimpu.

“Kobaran api ini kami lihat bersama warga pada selasa malam, kami pun langsung melaporkannya pada pemerintah Kecamatan dalam hal ini Pak Camat Ampana Tete,” ujar Ainuddin.

Sementara itu Camat Ampana Tete Abd. Wahid Rimpu dalam penjelasannya mengatakan, bahwa titik kebakaran ini berada di kawasan puncak gunung, sehingga sulit untuk dijangkau, disebabkan ada akses dari areal pemukiman ke puncak gunung tersebut.

Hembusan angin yang kencang baik siang maupun malam hari menurut Camat Ampana Tete juga berpotensi memperluas kebakaran dan api sulit di padamkan.

“Titik api itu ada di puncak gunung Batu Pongke kami dan pihak kepolisian dari Polsek Ampana Tete, dan masyarakat kesulitan menuju ke TKP kebakaran karena akses menuju ke puncak gunung itu tidak ada,” ujar Wahid.

Berdasarkan informasi yang di terima oleh Camat Ampana Tete, bahwa titik api merupakan kelanjutan dari kebakaran hutan di kawasan yang sama wilayah Desa Balingara beberapa hari sebelumnya, namun pemerintah Kecamatan dan pihak Polsek Ampana Tete masih menelusuri penyebab kebakaran sebenarnya.

Upaya pemadaman pun baru dapat dilakukan pada Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WITA dengan kedatangan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas langsung memadamkan titik api yang dapat dijangkau, terutama di bagian lereng dan pinggir gunung, guna mencegah api merembet ke lahan warga maupun kawasan lain.

Hingga saat ini luas kawasan yang terbakar belum dapat dipastikan, mengingat sebagian titik api berada di puncak gunung yang sulit diakses.

Pemerintah Kecamatan dan Polsek Ampana Tete bersama instansi terkait masih terus memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kemungkinan meluasnya api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....