6 CPNS Lapas Luwuk Resmi Dikukuhkan

  • 09 Agt 2026 19:20 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk menggelar Napak Tilas Sejarah dan Tradisi Pembaretan CPNS Tahun 2026, Sabtu 8 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti tujuh peserta, terdiri dari satu PNS dan enam CPNS Lapas Kelas IIB Luwuk. Kegiatan menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental untuk menanamkan kedisiplinan, loyalitas, integritas, serta jiwa korsa bagi pegawai baru.

Rangkaian kegiatan diawali dari Balai Pemasyarakatan Kelas II Luwuk dengan registrasi, pemeriksaan kesehatan, pengecekan perlengkapan, dan pengarahan keamanan. Selanjutnya, peserta menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar 7,4 kilometer menuju Lapas Luwuk.

Kepala Bapas Kelas II Luwuk, Laode Muhammad Masrul, saat melepas peserta mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi CPNS untuk memahami sejarah dan nilai perjuangan para pendahulu.

“Napak tilas ini bukan hanya perjalanan fisik menempuh jarak sekitar 7,4 kilometer. Ini juga menjadi perjalanan untuk mengenal kembali sejarah dan perjuangan para pendahulu. Saya berharap adik-adik CPNS bisa mengambil nilai dari perjalanan ini, melatih fisik dan mental, menjaga kekompakan, serta tetap mengutamakan keselamatan sampai tiba di tujuan,” ujar Laode.

Selama perjalanan, peserta berjalan dalam formasi sambil menyanyikan Mars Imipas, Mars Pemasyarakatan, dan yel-yel. Mereka juga harus melewati 11 Pos Pembinaan yang berisi materi terkait keimigrasian dan pemasyarakatan.

Setiap peserta diberikan materi untuk dipahami dan dihafalkan sebelum diuji pada pos berikutnya. Kegiatan turut mendapat pengawalan petugas kesehatan dan keamanan untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman.

Setibanya di Pos 11 depan Lapas Luwuk, peserta disambut Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, bersama jajaran pejabat struktural.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan renungan malam yang dipimpin Pembina Pramuka Kabupaten Banggai, Wawan. Renungan menjadi bagian dari pembinaan mental dan refleksi bagi para peserta sebelum mengikuti prosesi pembaretan.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan, penyiraman air kembang, penyematan baret secara simbolis, serta penghormatan kepada Pataka.

Seluruh peserta kemudian menandatangani komitmen integritas dan kesiapan menjalankan tugas sebagai bagian dari jajaran Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan baret yang disematkan bukan sekadar bagian dari seragam, tetapi menjadi simbol tanggung jawab dan kehormatan sebagai petugas Pemasyarakatan.

“Baret yang hari ini kalian kenakan bukan sekadar pelengkap seragam. Baret ini menjadi simbol tanggung jawab, disiplin dan kehormatan sebagai petugas Pemasyarakatan. Karena itu, jagalah kepercayaan yang diberikan dengan bekerja secara jujur, berintegritas dan bertanggung jawab. Ingat proses dan perjuangan yang sudah kalian lalui, karena nilai-nilai itulah yang harus dibawa dalam menjalankan tugas setiap hari,” ujar Bahrun.

Rangkaian Napak Tilas Sejarah dan Pembaretan CPNS Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter serta kesiapan enam CPNS untuk menjalankan tugas dan pengabdian di Lapas Kelas IIB Luwuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....