Kobaran Api Gunung Tempasan Belum Padam hingga Kini

  • 31 Jul 2026 11:53 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran hutan di kawasan Gunung Tempasan, Desa Batu Hitam, Kabupaten Banggai telah berlangsung sejak 22 Juli 2026 dan masih terus menyala hingga 30 Juli 2026.
  • Kobaran api masih terus membakar vegetasi di lereng gunung dengan kondisi yang membuat warga setempat khawatir akan penyebaran lebih luas.
  • Tiupan angin yang cukup kencang dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api ke area-area sekitar yang belum terjamah.

RRI.CO.ID, Banggai - Kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Tempasan di Desa Batu Hitam, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, hingga Kamis 30 Juli 2026, masih belum berhasil dipadamkan. Kobaran api yang membakar kawasan hutan tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak 22 Juli 2026 dan terus terlihat menyala.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat karena api masih terus membakar vegetasi di lereng gunung. Tiupan angin yang cukup kencang dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api ke area yang lebih luas.

Salah seorang warga Desa Batu Hitam, Anty, mengatakan kobaran api telah berlangsung selama sekitar sepekan tanpa menunjukkan tanda-tanda akan padam.

"Sudah seminggu ini api menyala terus, angin kencang bertiup, dan sudah kurang lebih empat bulan lamanya hujan tak pernah turun," ujarnya.

Menurut warga, kondisi cuaca yang kering akibat tidak turunnya hujan dalam beberapa bulan terakhir membuat pepohonan dan semak belukar mudah terbakar. Situasi tersebut diduga turut memperparah kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Tempasan.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai luas kawasan hutan yang terdampak maupun penyebab pasti terjadinya kebakaran. Warga berharap kobaran api dapat segera dikendalikan agar tidak meluas dan mengancam kawasan hutan maupun permukiman di sekitarnya.

Masyarakat juga berharap, adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk melakukan penanganan serta pemantauan di lokasi kebakaran. Selain itu, warga diimbau tetap waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran baru, mengingat kondisi cuaca masih kering dan angin bertiup cukup kencang.

Perkembangan situasi kebakaran di Gunung Tempasan akan terus dipantau sambil menunggu informasi resmi dari instansi berwenang, mengenai upaya penanganan dan kondisi terkini di lapangan. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....